Viral, 1 Napi Nepal Ketuk Pintu dan Masuk Penjara Lagi setelah Ikut Kabur Massal
Jum'at, 12 September 2025 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyadari bahwa meskipun dia kini bebas, jika polisi menangkapnya lagi, hal itu dapat menyebabkan tuduhan baru atas pembobolan penjara, dan hukumannya dapat diperpanjang. Aksinya kembali ke penjara telah viral di berbagai media sosial.
Setibanya di penjara, beberapa petugas keamanan berada di dalam, tetapi gerbang luar terkunci. Dia berteriak beberapa kali untuk menyerah, tetapi mereka mengabaikannya. Akhirnya, seorang penjaga mendekat, menanyakan mengapa dia ingin kembali. Penjaga itu kemudian menyampaikan situasi tersebut kepada petugasnya untuk menempatkan napi tersebut kembali ke penjara.
Keluarganya mengatakan kepada NDTV, Jumat (12/9/2025), bahwa keputusan napi tersebut berawal dari kekhawatiran bahwa hukumannya akan bertambah jika dia tertangkap ketika pemerintahan berikutnya berkuasa.
"Pemerintah berikutnya mungkin akan menganggapnya sebagai warga negara yang telah direformasi dan memberikan pengampunan," jelas salah satu anggota keluarga.
Setidaknya delapan narapidana tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan sejak kekerasan pecah pada hari Selasa.
Lebih dari dua lusin penjara di seluruh negeri telah menyaksikan bentrokan dan pelarian massal, dengan ribuan napi melarikan diri di tengah serangan pembakaran dan kerusuhan, menurut laporan kantor berita PTI.
Setibanya di penjara, beberapa petugas keamanan berada di dalam, tetapi gerbang luar terkunci. Dia berteriak beberapa kali untuk menyerah, tetapi mereka mengabaikannya. Akhirnya, seorang penjaga mendekat, menanyakan mengapa dia ingin kembali. Penjaga itu kemudian menyampaikan situasi tersebut kepada petugasnya untuk menempatkan napi tersebut kembali ke penjara.
Keluarganya mengatakan kepada NDTV, Jumat (12/9/2025), bahwa keputusan napi tersebut berawal dari kekhawatiran bahwa hukumannya akan bertambah jika dia tertangkap ketika pemerintahan berikutnya berkuasa.
"Pemerintah berikutnya mungkin akan menganggapnya sebagai warga negara yang telah direformasi dan memberikan pengampunan," jelas salah satu anggota keluarga.
Setidaknya delapan narapidana tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan sejak kekerasan pecah pada hari Selasa.
Lebih dari dua lusin penjara di seluruh negeri telah menyaksikan bentrokan dan pelarian massal, dengan ribuan napi melarikan diri di tengah serangan pembakaran dan kerusuhan, menurut laporan kantor berita PTI.
Lihat Juga :