7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalanan, Salah Satunya Tren #NepoBaby dan #NepoKids

Rabu, 10 September 2025 - 19:04 WIB
loading...
A A A
Setidaknya tiga orang dilaporkan tewas pada hari Selasa, sehingga total korban tewas menjadi setidaknya 22 orang sejak kerusuhan dimulai.

Banyak korban luka telah dibawa ke rumah sakit setempat di mana massa telah berkumpul. BBC Nepali berbicara dengan para dokter yang mengatakan mereka telah merawat luka tembak dan luka akibat peluru karet.

Polisi mengatakan beberapa petugas juga terluka, dengan jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

3. Demonstrasi Berujung pada Kerusuhan dan Penjarahan

Pada Selasa malam, panglima militer Nepal, Jenderal Ashok Raj Sigdel, mengeluarkan pernyataan yang menuduh para demonstran memanfaatkan krisis saat ini dengan merusak, menjarah, dan membakar properti publik dan pribadi.

Jika kerusuhan berlanjut, pernyataan itu mengatakan, "semua lembaga keamanan, termasuk Angkatan Darat Nepal, berkomitmen untuk mengendalikan situasi."

Pada saat yang sama, Jenderal Ashok Raj Sigdel mengundang para pengunjuk rasa untuk berdialog guna menemukan solusi atas kerusuhan terburuk di Nepal dalam beberapa dekade.

Namun, masih belum jelas siapa yang memimpin negara saat ini.

Pernyataan militer tidak menjelaskan tindakan apa yang akan diambil, atau apakah mereka akan menggunakan kekerasan untuk mengendalikan para pengunjuk rasa. Namun, mereka sudah turun ke jalan untuk mengendalikan mereka yang "berusaha memanfaatkan situasi buruk di negara ini dan terlibat dalam penjarahan, pembakaran, dan vandalisme".

Juga tidak jelas siapa yang akan mewakili para pengunjuk rasa jika mereka berdialog dengan militer. Protes-protes ini tidak dipimpin oleh suatu kelompok atau individu, dan justru bermula sebagai respons terhadap seruan di platform media sosial.

Satu-satunya tokoh politik yang secara terbuka mendukung protes ini adalah Wali Kota Kathmandu, Balen Shah. Ia telah meminta agar para pengunjuk rasa menahan diri melalui akun media sosialnya.

4. Mengandalkan Kekuatan Kolektif Generasi Z

Dengan banyaknya orang, protes ini berbeda dari yang pernah terjadi sebelumnya di Nepal.

Para demonstran mengidentifikasi diri sebagai Gen Z, dan istilah ini telah menjadi simbol persatuan di sepanjang gerakan.

Meskipun belum ada titik sentral kepemimpinan, sejumlah kolektif pemuda telah muncul sebagai kekuatan penggerak, menyerukan aksi dan berbagi informasi terkini secara daring.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved