4 Alasan Qatar Menampung Kantor Politik Hamas, Salah Satunya Memiliki Pengaruh Global
Jum'at, 12 September 2025 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
"Kehadiran kantor Hamas tidak boleh disamakan dengan dukungan, melainkan membangun saluran penting untuk komunikasi tidak langsung," kata Sheikh Meshal.
Tahun lalu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menyarankan agar Qatar mempertimbangkan kembali peran mediasinya, karena beberapa pihak telah menggunakan mediasi untuk "kepentingan politik yang sempit".
Sejumlah tokoh politik Arab pindah ke Qatar, terutama setelah Musim Semi Arab.
Selain itu, Qatar menjadi tuan rumah kantor politik Taliban sejak tahun 2013 dan seterusnya saat mereka berperang melawan AS dan bekas pemerintah Afghanistan. Kantor politik Taliban juga dibuka atas permintaan AS untuk menyediakan tempat bagi perundingan damai.
Dan, tentu saja, Qatar menjadi tuan rumah bagi AS dalam bentuk pangkalan militer terbesar Washington di Timur Tengah, pangkalan udara Al Udeid.
Tahun lalu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menyarankan agar Qatar mempertimbangkan kembali peran mediasinya, karena beberapa pihak telah menggunakan mediasi untuk "kepentingan politik yang sempit".
4. Qatar Berulang Jadi Tempat Berlindung
Pengakuan Qatar sebagai mediator dan basis yang aman bagi kelompok-kelompok politik dari seluruh dunia telah menyebabkan ibu kotanya menjadi tuan rumah bagi sejumlah pemain internasional yang berbeda.Sejumlah tokoh politik Arab pindah ke Qatar, terutama setelah Musim Semi Arab.
Selain itu, Qatar menjadi tuan rumah kantor politik Taliban sejak tahun 2013 dan seterusnya saat mereka berperang melawan AS dan bekas pemerintah Afghanistan. Kantor politik Taliban juga dibuka atas permintaan AS untuk menyediakan tempat bagi perundingan damai.
Dan, tentu saja, Qatar menjadi tuan rumah bagi AS dalam bentuk pangkalan militer terbesar Washington di Timur Tengah, pangkalan udara Al Udeid.
(ahm)
Lihat Juga :