Trump Mengaku Tidak Setuju dengan Lokasi Serangan Israel di Qatar

Rabu, 10 September 2025 - 09:30 WIB
loading...
Trump Mengaku Tidak...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih menyebut serangan Israel pada hari Selasa (9/9/2025) terhadap para pejabat Hamas di Doha sebagai "insiden yang tidak menguntungkan". Dia menekankan Presiden Donald Trump tidak setuju dengan lokasi serangan tersebut dan menyampaikannya langsung kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Pagi ini, pemerintahan Trump diberitahu oleh militer Amerika Serikat bahwa Israel sedang menyerang Hamas, yang sayangnya terletak di sebagian Doha, ibu kota Qatar. Pengeboman sepihak di Qatar, satu negara berdaulat dan sekutu dekat Amerika Serikat yang bekerja sangat keras dan berani mengambil risiko bersama kami untuk menengahi perdamaian, tidak memajukan tujuan Israel atau Amerika," ujar juru bicara Karoline Leavitt kepada wartawan dalam konferensi pers.

Leavitt mengatakan meskipun melenyapkan Hamas tetap menjadi "tujuan yang mulia", Trump memandang Qatar sebagai "sekutu dan teman AS yang kuat", dan merasa "sangat tidak senang" dengan lokasi serangan tersebut.

Ia mengatakan Trump telah memerintahkan Utusan Khusus Steven Witkoff untuk memberi tahu para pejabat Qatar tentang serangan yang akan datang dan berbicara secara pribadi dengan para pemimpin Qatar setelahnya, meyakinkan mereka bahwa insiden serupa tidak akan terulang di wilayah Qatar.

Kementerian Luar Negeri Qatar membantah bahwa negara Teluk tersebut telah diberitahu sebelumnya mengenai serangan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka
Rekomendasi
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved