5 Anggota Hamas Tewas dalam Serangan Israel di Qatar, Tim Negosiator Selamat

Rabu, 10 September 2025 - 07:39 WIB
loading...
A A A
Mereka menekankan serangan terhadap tim negosiasinya terjadi "tepat pada saat mereka sedang membahas proposal terbaru dari Presiden AS Donald Trump."

Hamas menegaskan, “Serangan tersebut membuktikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya tidak berniat mencapai kesepakatan apa pun dan sengaja berusaha menggagalkan semua peluang dan menggagalkan upaya internasional."

“Serangan itu menunjukkan kembali bahwa pendudukan Zionis (Israel) merupakan ancaman serius bagi kawasan dan dunia," kata Hamas.

Hamas menambahkan, “Netanyahu menjalankan skema kriminal genosida, pembersihan etnis, kelaparan, dan pengungsian paksa."

"Upaya pembunuhan yang pengecut ini tidak akan mengubah posisi dan tuntutan kami yang jelas untuk segera mengakhiri agresi terhadap rakyat kami, penarikan penuh tentara pendudukan dari Gaza, pertukaran tahanan yang sesungguhnya, bantuan mendesak bagi rakyat kami, dan rekonstruksi," papar Hamas.

Hamas menjelaskan, "Kejahatan teroris ini tidak akan mematahkan tekad gerakan dan kepemimpinan kami, juga tidak akan menghalangi kami untuk berpegang teguh pada hak-hak nasional kami dan melanjutkan jalan perlawanan hingga pendudukan berakhir dan negara Palestina merdeka kami dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya didirikan."

Militer Israel mengonfirmasi mereka telah melakukan "serangan tepat sasaran" terhadap para pemimpin senior Hamas, tanpa menyebutkan ibu kota Qatar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved