5 Anggota Hamas Tewas dalam Serangan Israel di Qatar, Tim Negosiator Selamat

Rabu, 10 September 2025 - 07:39 WIB
loading...
5 Anggota Hamas Tewas...
Rekaman momen serangan Israel yang menyasar para pemimpin Hamas di Doha, Qatar, pada 9 September 2025. Foto/Kamera Keamanan/Anadolu Agency
A A A
DOHA - Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengonfirmasi lima anggotanya tewas dalam serangan Israel di ibu kota Qatar, Doha. Mereka sekaligus mengonfirmasi delegasi negosiasinya selamat dari serangan tersebut.

Hamas mengutuk serangan Israel sebagai "kejahatan keji dan agresi terang-terangan," dengan mengatakan serangan tersebut menargetkan delegasi negosiasi gerakan tersebut.

"Kami menegaskan musuh telah gagal membunuh saudara-saudara kami di delegasi negosiasi," tegas Hamas.

Kelompok tersebut mengidentifikasi anggotanya yang tewas sebagai Hammam al-Hayya, putra pemimpin kelompok Khalil al-Hayya, direktur kantornya Jihad Lubad, dan tiga ajudan: Abdullah Abdel Wahid, Moamen Hassouna, dan Ahmed al-Mamlouk.

"Kami menganggap pendudukan Israel dan pemerintah AS bertanggung jawab atas kejahatan ini karena dukungan Washington yang terus-menerus terhadap agresi dan kejahatan pendudukan terhadap rakyat kami," tegas Hamas.

Hamas menyebut, “Serangan Israel agresi terhadap kedaulatan Negara Qatar, yang bersama Mesir, memainkan peran penting dan bertanggung jawab dalam mensponsori upaya mediasi untuk menghentikan serangan dan mencapai gencatan senjata serta kesepakatan pertukaran tahanan."

Kelompok Palestina tersebut juga berduka atas tewasnya seorang personel keamanan Qatar dalam serangan Israel di Doha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Berita Terkini
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Infografis
Hamas Pamer Senjata...
Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved