Hamas: Proposal AS Tidak Bertujuan Mengakhiri Perang Gaza

Selasa, 09 September 2025 - 16:31 WIB
loading...
Hamas: Proposal AS Tidak...
Pemandangan Masjid Tauhid dan Sunnah yang hancur di Jalan Nefaq, permukiman ed-Dirac, setelah serangan Israel di Kota Gaza, Gaza, pada 7 September 2025. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Seorang pejabat senior gerakan Hamas, Bassem Naim, mengatakan pada Senin malam (8/9/2025) bahwa gagasan awal yang diajukan Amerika Serikat (AS) "jelas dimaksudkan untuk ditolak, alih-alih untuk mencapai kesepakatan yang mengakhiri perang, memastikan penarikan penuh pasukan pendudukan, dan mengamankan pertukaran tahanan." Pernyataan itu diungkap Naim kepada Quds Press.

Naim menjelaskan proposal Amerika menyarankan penerimaan semua tahanan pada hari pertama, menghubungkan penarikan dengan pembentukan pemerintahan yang dapat diterima oleh Israel dan ditugaskan untuk tugas-tugas keamanan.

Proposal tersebut juga mencakup pendefinisian Hamas, mempertimbangkan pengampunan bagi para anggotanya, dan melucuti senjata perlawanan, "tanpa menyebutkan rekonstruksi."

Pejabat Hamas tersebut menekankan gerakan tersebut dan faksi-faksi perlawanan lainnya menginginkan "kesepakatan yang menghentikan perang dan genosida, dan membuka jalan bagi solusi politik yang memenuhi tujuan nasional yang sah."

Sebelumnya pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan, "Israel telah menerima persyaratan proposalnya untuk kemungkinan pertukaran tahanan dan gencatan senjata di Gaza, dan sekarang giliran Hamas untuk menyetujuinya."

Trump juga berbicara tentang kemungkinan "mencapai kesepakatan segera untuk mengakhiri perang di Gaza berdasarkan salah satu proposal," mengeluarkan apa yang ia sebut sebagai "peringatan terakhir" kepada Hamas tentang konsekuensi penolakan tawaran baru tersebut.

Baca juga: AS Beri Syarat Turki Berhenti Dukung Hamas Jika Ingin Beli Jet Tempur Siluman F-35
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved