Gerhana Bulan Total Jadi Titik Balik atau Pembaharuan?

Senin, 08 September 2025 - 20:21 WIB
loading...
A A A
Gerhard Meyer, seorang psikolog dan peneliti berkualifikasi di Departemen Penelitian Empiris Budaya dan Sosial di Institut Psikologi Wilayah Perbatasan di Freiburg, menjelaskan bahwa ini adalah era di mana hubungan manusia dengan alam berubah secara signifikan. "Gagasan bahwa dunia dapat dipahami sebagai mesin yang berfungsi berdasarkan prinsip-prinsip mekanis menjadi dominan bagi sains - dengan fisika sebagai sains terkemuka."

Namun, pada saat yang sama, sebuah aliran paralel muncul di akhir abad ke-17: era Romantisisme. Para pengikutnya menolak pandangan mekanistik tentang dunia dan tertarik pada jiwa, alam bawah sadar, serta yang tak kasat mata dan hanya dapat disentuh.

Meyer percaya bahwa astrologi dapat diselidiki secara ilmiah, karena "pergerakan planet yang mendasarinya teratur dan dapat diprediksi. Masalahnya adalah kompleksitas hubungan yang tinggi." Ia berharap kecerdasan buatan (AI) akan membantu menangani kompleksitas ini dengan lebih baik di masa mendatang.

Bagi astronom Freistetter, astrologi hanyalah omong kosong esoteris: "Sama sekali tidak ada alasan mengapa semua ini bisa berfungsi dan mengapa posisi semu beberapa bola batu, logam, dan gas jutaan kilometer jauhnya di langit entah bagaimana bisa menjelaskan kehidupan pribadi dan masa depan kita."

Astrologi tidak bisa berfungsi karena sama sekali tidak konsisten: "Tidak ada aturan astrologi yang menentukan benda langit mana yang berperan dalam horoskop dan mana yang tidak," tegas Freistetter.

Silke Schäfer, salah satu astrolog paling terkenal di dunia berbahasa Jerman World, yang mengelola sekolah astrologinya sendiri, tidak setuju: "Ini adalah pernyataan klasik yang sering kali datang dari para astronom yang hanya memiliki pengetahuan astrologi yang dangkal."

3. Astrologi Memiliki Aturan

Aturan astrologi sama sekali tidak sembarangan, tetapi dipelajari langkah demi langkah dalam studi spesialis yang komprehensif. Bagi Schäfer, ini adalah warisan budaya yang telah ada "selama lebih dari 2000 tahun dengan sistem simbol yang terstruktur dengan jelas". Dasarnya adalah zodiak dengan 12 tandanya, yang didasarkan tepat pada ekliptika, yaitu orbit Bumi mengelilingi Matahari. "Ada penguasa planet yang didefinisikan dengan jelas, sudut aspek (konjungsi, kuadrat, trine, dll.) dan sistem rumah."

"Astrologi menggambarkan korelasi makna, bukan mekanika kausal," jelas Schäfer. "Planet-planet tidak 'menyebabkan' apa pun dalam arti fisik, tetapi mencerminkan ritme, siklus, dan arketipe yang dapat diamati di alam dan sejarah. dan biografi."

Prinsip analogi tidak boleh disamakan dengan logika kausal fisika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Pertanda Baik!...
Bukan Pertanda Baik! Pemilu AS Berlangsung Saat Gerhana Bulan Darah untuk Pertama Kali
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Puncak Gerhana Bulan...
Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Dimulai Pukul 18.03 WIB, Bisa Diamati secara Langsung!
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved