Jabal Musa Tempat Suci 3 Agama Akan Disulap Jadi Resor Mewah

Senin, 08 September 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2023, UNESCO menyoroti kekhawatirannya dan meminta Mesir untuk menghentikan pembangunan, memeriksa dampaknya, dan menyusun rencana konservasi.

Hal ini belum terjadi.

Pada bulan Juli, World Heritage Watch mengirimkan surat terbuka yang meminta Komite Warisan Dunia UNESCO untuk memasukkan kawasan St. Catherine ke dalam Daftar Situs Warisan Dunia yang Terancam.

Para pegiat juga telah menghubungi Raja Charles sebagai pelindung Yayasan St. Catherine, yang menggalang dana untuk membantu melestarikan dan mempelajari warisan biara tersebut dengan koleksi manuskrip Kristen kuno yang berharga. Raja menggambarkan situs tersebut sebagai "harta karun spiritual yang luar biasa yang harus dijaga untuk generasi mendatang".

Megaproyek ini bukanlah yang pertama di Mesir yang menuai kritik karena kurangnya kepekaan terhadap sejarah unik negara tersebut.

Namun, pemerintah memandang serangkaian rencana ambisiusnya sebagai kunci untuk menyegarkan kembali perekonomian yang sedang lesu.

Sektor pariwisata Mesir yang dulunya berkembang pesat mulai pulih dari dampak pandemi Covid-19 ketika dilanda perang brutal di Gaza dan gelombang baru ketidakstabilan regional. Pemerintah telah mencanangkan target untuk mencapai 30 juta pengunjung pada tahun 2028.

Di bawah pemerintahan Mesir yang berganti-ganti, pembangunan komersial Sinai telah dilakukan tanpa berkonsultasi dengan komunitas adat Badui.

Semenanjung itu direbut oleh Israel selama Perang Timur Tengah 1967 dan baru dikembalikan ke Mesir setelah kedua negara menandatangani perjanjian damai pada tahun 1979. Sejak saat itu, masyarakat Badui mengeluh diperlakukan seperti warga negara kelas dua.

Pembangunan destinasi wisata populer di Laut Merah Mesir, termasuk Sharm el-Sheikh, dimulai di Sinai Selatan pada tahun 1980-an. Banyak yang melihat kesamaan dengan apa yang terjadi di St Catherine's sekarang.

"Orang Badui adalah penduduk asli wilayah tersebut, dan mereka adalah pemandu, pekerja, dan orang-orang yang disewa," kata jurnalis Mesir, Mohannad Sabry.

"Lalu pariwisata industri datang dan mereka terdesak keluar - tidak hanya terdesak keluar dari bisnis, tetapi juga secara fisik terdesak mundur dari laut ke latar belakang."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Mesir Ditempatkan di UEA
Presiden Mesir pada...
Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah
Diserang Iran, Warga...
Diserang Iran, Warga Israel Ramai-ramai Kabur ke Mesir tapi Marah karena Dipatok Biaya Mahal
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved