Italia Gempar, 32.000 Pria Posting Foto Intim Istri Mereka di Grup Facebook
Minggu, 07 September 2025 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Ucapan tidak senonoh dan saran cabul sering menyertai unggahan tersebut, menciptakan apa yang digambarkan pihak berwenang sebagai lingkungan yang sangat beracun.
"Semua komentar yang dibuat di grup akan dicatat dalam sistem informasi kami. Kejahatan di sini berkisar dari pencemaran nama baik hingga berbagi foto intim tanpa izin. Saya belum pernah melihat begitu banyak kata-kata yang mengganggu di grup media sosial sepanjang karier saya," kata Barbara Strappato, Wakil Direktur Kepolisian Pos Italia, unit khusus polisi yang menyelidiki kejahatan siber.
Investigasi dimulai setelah Meta—perusahaan induk Facebook—dan kepolisian Italia menerima lebih dari 2.000 pengaduan yang menuntut penutupan grup tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepolisian Pos membuka penyelidikan kriminal dan pada 20 Agustus menutup grup tersebut secara permanen.
Namun sebelum penutupan, para administrator anonim grup tersebut berusaha menjaga komunitas tetap hidup. Dalam pesan perpisahan kepada para anggota, mereka menulis, "Kami telah membuat grup baru yang privat dan aman. Selamat tinggal dan hina mereka yang berpura-pura bermoral."
"Semua komentar yang dibuat di grup akan dicatat dalam sistem informasi kami. Kejahatan di sini berkisar dari pencemaran nama baik hingga berbagi foto intim tanpa izin. Saya belum pernah melihat begitu banyak kata-kata yang mengganggu di grup media sosial sepanjang karier saya," kata Barbara Strappato, Wakil Direktur Kepolisian Pos Italia, unit khusus polisi yang menyelidiki kejahatan siber.
Investigasi dimulai setelah Meta—perusahaan induk Facebook—dan kepolisian Italia menerima lebih dari 2.000 pengaduan yang menuntut penutupan grup tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepolisian Pos membuka penyelidikan kriminal dan pada 20 Agustus menutup grup tersebut secara permanen.
Namun sebelum penutupan, para administrator anonim grup tersebut berusaha menjaga komunitas tetap hidup. Dalam pesan perpisahan kepada para anggota, mereka menulis, "Kami telah membuat grup baru yang privat dan aman. Selamat tinggal dan hina mereka yang berpura-pura bermoral."
Lihat Juga :