Ketika Pasukan Khusus AS Gagal Sadap Kim Jong-un lalu Bantai 3 Warga Sipil Korut

Minggu, 07 September 2025 - 13:59 WIB
loading...
Ketika Pasukan Khusus...
Misi rahasia Navy SEAL Team 6 Red Squadron menyadap pemimpin Korea Utara Kim Jong-un gagal. Foto/Defence Security Asia
A A A
WASHINGTON - Kegagalan unit pasukan khusus Amerika Serikat (AS), Navy SEAL Team 6 Red Squadron, dalam misi rahasia ke Korea Utara (Korut), telah menjadi pemberitaan media internasional. Unit itu berencana menyusup ke Korut untuk menyadap komunikasi pemimpin negara tersebut, Kim Jong-un.

Operasi rahasia dan rumit yang gagal itu terjadi pada 2019, namun baru terungkap oleh The New York Times dalam laporannya pada Jumat lalu. Unit pasukan khusus itu berupaya menyusup dengan kapal selam, namu ketahuan tiga warga sipil Korut—yang pada akhirnya dibantai untuk menghilangkan jejak.

Laporan investigasi The New York Times didukung dua lusin sumber yang mengetahui operasi rahasia tersebut. Media itu merahasiakan beberapa detail yang menurut para reporternya akan membahayakan keamanan atau operasi di masa mendatang jika diungkapkan.

Baca Juga: Pasukan Khusus AS Gagal Sadap Kim Jong-un, Trump: Saya Tak Tahu Apa-apa Tentang Itu

Pentagon dan Gedung Putih tentu saja bungkam ketika dimintai komentarnya atas operasi rahasia pasukan khusus tersebut. Presiden Donald Trump mengeklaim tidak tahu apa-apa tentang operasi tersebut.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang itu," kata Trump kepada wartawan di Oval Office pada Jumat saat ditanya wartawan tentang laporan investigasi tersebut.

"Saya harus mencari tahu, tetapi saya tidak tahu apa-apa tentang itu," imbuh dia. "Saya mendengarnya sekarang untuk pertama kalinya," paparnya.

Klaim Trump terkesan janggal karena operasi pasukan khusus AS di luar negeri hanya bisa terlaksana dengan mandat presiden. Operasi gagal itu terjadi tahun 2019, yang artinya masa jabatan pertama Presiden Trump.

Navy SEAL Team 6 Red Squadron atau Grup Pengembangan Perang Khusus Angkatan Laut adalah unit yang sama yang membunuh pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved