80 Pejabat Palestina Dilarang Masuk AS, Sidang Umum PBB Harus Dipindah ke Jenewa

Minggu, 07 September 2025 - 09:40 WIB
loading...
80 Pejabat Palestina...
Kelompok HAM desak Sidang Umum PBB dipindah dari New York ke Jenewa setelah AS melarang masuk 80 pejabat Palestina, termasuk Presiden Mahmoud Abbas. Foto/MTV
A A A
NEW YORK - Sekitar 80 pejabat Palestina, termasuk Presiden Mahmoud Abbas, yang hendak menghadiri Sidang Umum PBB di New York dilarang masuk ke Amerika Serikat (AS). Pemerintah Presiden Donald Trump menolak pengajuan visa puluhan pejabat tersebut.

Kelompok hak asasi manusia Democracy for the Arab World Now (DAWN) mengecam keras tindakan pemerintah AS tersebut. Menurut DAWN, Sidang Umum PBB yang dijadwalkan bulan ini harus dipindah ke Jenewa, Swiss.

"PBB harus mengadakan pertemuan bulan September di Jenewa agar Palestina dapat berpartisipasi," kata direktur esekutif DAWN Sarah Leah Whitson.

"Memindahkan pertemuan ke sana akan mengirimkan pesan kepada pemerintahan Trump bahwa komunitas internasional tidak menoleransi pelanggaran hukum yang telah lama berlaku yang mewajibkan akses bagi semua perwakilan," lanjut dia, dalam pernyataan tertulis kelompok tersebut.

Baca Juga: AS Tolak Visa 80 Pejabat Palestina yang Hendak Hadiri Sidang PBB di New York

Perjanjian Markas Besar PBB tahun 1947 mewajibkan Amerika Serikat untuk menyediakan akses tanpa batas ke proses PBB bagi semua perwakilan, terlepas dari sengketa bilateral.

Pasal 11 menetapkan hak tak terbatas bagi para pejabat untuk memasuki AS untuk urusan PBB, sementara Pasal 12 menyatakan ketentuan ini berlaku terlepas dari hubungan yang ada antara Pemerintah dan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved