Navy SEAL Gelar Misi Rahasia di Korea Utara, Gagal atau Sukses?
Sabtu, 06 September 2025 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Gangguan komunikasi dan pengawasan dilaporkan memperparah masalah. Para komandan di kapal selam pendukung tidak dapat mempertahankan kontak radio, drone tidak tersedia, dan citra satelit sudah usang, sehingga tim tersebut tidak memiliki informasi intelijen yang andal.
Tinjauan militer selanjutnya menyimpulkan bahwa pembunuhan tersebut disebabkan oleh "rangkaian kejadian tak terduga yang tidak disengaja" alih-alih pelanggaran, tetapi temuan tersebut tetap dirahasiakan.
Misi tersebut tidak pernah diungkapkan kepada Kongres, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kurangnya pengawasan, dan mungkin telah melanggar hukum AS.
Korea Utara tidak pernah mengakui insiden tersebut, dan masih belum jelas apakah Pyongyang pernah mengetahuinya hingga saat ini.
Pada tahun 2019, Trump berupaya mencapai terobosan dengan Kim terkait program nuklir Korea Utara, tetapi perundingan gagal dan Pyongyang terus maju. Washington kini memperkirakan Korea Utara memiliki sekitar 50 hulu ledak nuklir dan rudal yang mampu menghantam AS.
Tinjauan militer selanjutnya menyimpulkan bahwa pembunuhan tersebut disebabkan oleh "rangkaian kejadian tak terduga yang tidak disengaja" alih-alih pelanggaran, tetapi temuan tersebut tetap dirahasiakan.
Misi tersebut tidak pernah diungkapkan kepada Kongres, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kurangnya pengawasan, dan mungkin telah melanggar hukum AS.
Korea Utara tidak pernah mengakui insiden tersebut, dan masih belum jelas apakah Pyongyang pernah mengetahuinya hingga saat ini.
Pada tahun 2019, Trump berupaya mencapai terobosan dengan Kim terkait program nuklir Korea Utara, tetapi perundingan gagal dan Pyongyang terus maju. Washington kini memperkirakan Korea Utara memiliki sekitar 50 hulu ledak nuklir dan rudal yang mampu menghantam AS.
(ahm)
Lihat Juga :