3 Fakta Video Xi dan Putin tentang Hidup hingga 150 tahun

Minggu, 07 September 2025 - 03:10 WIB
loading...
3 Fakta Video Xi dan...
Xi Jinping dan Vladimir Putin mendiskusikan hidup hingga 150 tahun. Foto/X
A A A
BEIJING - Kantor berita Reuters telah menarik video yang menunjukkan percakapan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping mengenai transplantasi organ dan harapan hidup hingga 150 tahun. Itu terjadi setelah media pemerintah China mencabut izin hukum untuk menggunakan rekaman tersebut dan menuntut penghapusannya.

Permintaan tertulis dari tim hukum China Central Television (CCTV) menyatakan bahwa Reuters telah melampaui ketentuan penggunaan perjanjiannya dan mengkritik "perlakuan editorial yang diterapkan pada materi ini", yang mendorong kantor berita tersebut untuk menghapus rekaman tersebut dari situs webnya pada hari Jumat.

3 Fakta Video Xi dan Putin tentang Hidup hingga 150 tahun

1. Putin dan Xi Jinping Bahas Manusia Hidup hingga 150 Tahun

Dalam percakapan yang direkam langsung oleh mikrofon pada hari Rabu, Putin dan Xi terdengar membahas transplantasi organ dan kemungkinan manusia hidup hingga 150 tahun saat mereka berjalan bersama di Beijing bersama Kim Jong Un dari Korea Utara.

“Bioteknologi terus berkembang. Organ manusia dapat ditransplantasikan secara terus-menerus. Semakin lama Anda hidup, semakin muda Anda, dan [Anda] bahkan dapat mencapai keabadian,” kata penerjemah Putin dalam bahasa Mandarin saat pemimpin Rusia dan Xi mendekati mimbar Lapangan Tiananmen.

Xi menjawab: “Beberapa orang memperkirakan bahwa pada abad ini manusia dapat hidup hingga usia 150 tahun.”

Ketiga pemimpin tersebut memimpin delegasi yang terdiri dari lebih dari dua puluh pejabat asing ke parade militer besar-besaran di ibu kota China untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Baca Juga: 10 Negara Bebas Konflik di Dunia, Ada 2 Tetangga Indonesia

2. Rekaman Terbesar secara Global

Rekaman dengan pertukaran tersebut antara Putin dan Xi, yang direkam dan dilisensikan oleh CCTV, disunting oleh Reuters menjadi video berdurasi empat menit yang didistribusikan ke lebih dari 1.000 klien media global.

Percakapan terbuka yang luar biasa antara para pemimpin dunia ini dibagikan secara luas oleh para penyiar dan di media sosial di seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
3 Fakta Hubungan Amerika...
3 Fakta Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Sudah Memburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved