Terungkap, Google Dibayar Rp2,3 Triliun untuk Sebar Narasi Israel selama Genosida Gaza Berlangsung

Jum'at, 05 September 2025 - 13:42 WIB
loading...
Terungkap, Google Dibayar...
Sebuah laporan ungkap Google teken kontrak senilai Rp2,3 triliun dengan kantor PM Israel untuk promosikan narasi-narasi Israel selama genosida berlangsung di Gaza. Foto/Tayfun Co?kun/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Sebuah laporan mengungkap bahwa Google telah menandatangani kontrak senilai USD45 juta (Rp2,3 triliun) dengan kantor perdana menteri (PM) Israel untuk menjalankan kampanye iklan digital global yang mempromosikan narasi-narasi Israel selama genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

Media independen, Drop Site News, adalah yang mengungkap kontrak tersebut, sebagaimana dikutip Middle East Monitor, Jumat (5/9/2025). Menurut laporan itu, kontrak mencakup iklan yang dipasang di YouTube dan melalui platform "Display & Video 360" milik Google, yang secara eksplisit dijelaskan dalam dokumen pemerintah sebagai bagian dari perang propaganda Israel.

Ditandatangani pada Juni 2025, kontrak dengan Google mengesahkan kampanye propaganda ekstensif yang secara eksplisit diberi label "hasbara", istilah Ibrani yang merujuk pada propaganda yang didukung negara, yang sering digunakan untuk menutupi tindakan militer Israel.

Baca Juga: Israel Tolak Kunjungan Macron Gara-gara Prancis Hendak Akui Negara Palestina

Kampanye tersebut diluncurkan di tengah meningkatnya kecaman internasional atas keputusan Israel untuk menghentikan semua pasokan makanan, bahan bakar, dan kemanusiaan ke Gaza pada 2 Maret lalu, yang memicu apa yang digambarkan oleh badan-badan PBB sebagai kelaparan buatan manusia.

Salah satu tayangan kampanye yang paling banyak ditonton adalah video YouTube dari Kementerian Luar Negeri Israel, yang secara keliru mengeklaim: "Ada makanan di Gaza. Klaim lain adalah kebohongan."

Iklan tersebut ditonton lebih dari 6 juta kali, didorong secara signifikan melalui promosi berbayar berdasarkan kontrak pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved