Putin Kecam Trump karena Perlakukan China dan India seperti Jajahan

Jum'at, 05 September 2025 - 13:04 WIB
loading...
Putin Kecam Trump karena...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam Presiden AS Donald Trump karena gunakan taktik era kolonial untuk menekan China dan India. Foto/Sputnik
A A A
BEIJING - Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena menggunakan taktik era kolonial atau penjajahan untuk menekan China dan India. Pemimpin Kremlin ini menegaskan era kolonial sudah berakhir.

Berbicara kepada pers Rusia di Beijing setelah menghadiri peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, Putin mengatakan China dan India telah menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk kolonialisme dan serangan berkepanjangan terhadap kedaulatan mereka.

Negara-negara ekonomi kuat seperti China dan India, kata Putin, memiliki mekanisme dan hukum politik domestik mereka sendiri.

Baca Juga: Putin Ajak Zelensky Bertemu: Datanglah ke Moskow!

"Anda tahu, ketika orang-orang dari luar berkata, 'Kami akan mempersulit Anda dan menghukum Anda...' Bagaimana para pemimpin negara-negara ini—kekuatan ekonomi besar yang telah melewati masa-masa sulit dalam sejarah mereka, masa-masa kolonialisme dan serangan terhadap kedaulatan mereka dalam kurun waktu sejarah yang panjang—seharusnya bereaksi terhadap hal itu?" papar Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved