UNIFIL Tuding Israel Jatuhkan Granat di Dekat Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon Selatan

Kamis, 04 September 2025 - 21:30 WIB
loading...
UNIFIL Tuding Israel...
Pasukan UNIFIL berada di perbatasan antara Israel dan Lebanon. Foto/irna
A A A
BEIRUT - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) menuduh Israel pada hari Rabu (3/9/2025) membahayakan pasukan penjaga perdamaiannya setelah satu pesawat nirawak Israel menjatuhkan empat granat di dekat personel PBB yang sedang membersihkan blokade jalan di dekat Garis Biru. UNIFIL mengatakan insiden itu terjadi Selasa pagi.

Menurut UNIFIL, satu granat mendarat dalam jarak 20 meter dari pasukan dan kendaraannya, dan tiga lainnya dalam jarak 100 meter.

Misi tersebut menggambarkan insiden itu sebagai salah satu serangan paling serius terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB dan asetnya sejak perjanjian penghentian permusuhan pada November 2023.

Sementara itu, juru bicara UNIFIL Danny Al-Ghafri menekankan meskipun menghadapi tantangan dan serangan berulang kali selama 15 tahun terakhir, pasukan penjaga perdamaian tetap berkomitmen pada misi mereka dan akan terus beroperasi hingga mandat mereka berakhir pada tahun 2026.

Berbicara kepada Al-Qahera News Channel, Al-Ghafri menepis klaim Israel bahwa UNIFIL telah gagal mencegah kehadiran Hizbullah di Lebanon selatan.

Ia berargumen tuduhan semacam itu hanyalah dalih untuk pelanggaran Israel terhadap pasukan PBB.

Ia menegaskan kembali mandat UNIFIL jelas: mendukung para pihak dalam mengimplementasikan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang mengakhiri perang tahun 2006.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved