Kapal Pesiar Mewah Rp16,4 Miliar Tenggelam Dramatis Hanya 15 Menit usai Pelayaran Perdana

Kamis, 04 September 2025 - 14:44 WIB
loading...
Kapal Pesiar Mewah Rp16,4...
Kapal pesiar mewah Dolce Vento senilai Rp16,4 miliar tenggelam di lepas pantai Turki hanya 15 menit setelah pelayaran perdananya. Foto/X @TheocharousH
A A A
ANKARA - Sebuah kapal pesiar mewah senilai USD1 juta (Rp16,4 miliar) tenggelam secara dramatis di lepas pantai Turki. Ironisnya, itu terjadi hanya 15 menit setelah pelayaran perdananya pada Selasa lalu.

Video yang direkam dengan ponsel menunjukkan momen ketika kapal pesiar sepanjang 24 meter bernama Dolce Vento itu terbalik di lepas pantai Zonguldak, yang merupakan tempat wisata populer, dan kemudian tenggelam.

Penjaga Pantai dan petugas medis setempat segera dikirim ke lokasi kejadian. Menurut laporan BOAT International, Kamis (4/9/2025), terdapat empat orang di dalam kapal, termasuk pemilik, kapten, dan dua awak kapal.

Baca Juga: Kisah Mohammed bin Salman Kalahkan Bill Gates, Beli Kapal Pesiar Mewah Rp8,9 Triliun Hanya dalam 2 Hari

Namun, tidak ada korban luka dan jiwa yang dilaporkan karena mereka berhasil melompat ke laut dan berenang ke tempat aman.

Penyebab pasti tenggelamnya kapal pesiar mewah ini belum diungkapkan, tetapi beberapa laporan media lokal menunjukkan kemungkinan adanya masalah stabilisasi.

Namun, investigasi dan inspeksi teknis terhadap bangkai kapal akan dilakukan untuk menentukan penyebab insiden tersebut.

Kapal tersebut dibangun di Galangan Kapal Med Yilmaz, dengan konstruksi dimulai pada tahun 2024.

Setelah selesai dibangun, kapal tersebut diserahkan kepada pemiliknya asal Istanbul. Kapal pesiar bermotor berkapasitas 160 GT ini memiliki lambung baja dan superstruktur aluminium.

Video insiden tersebut telah viral, dengan mendapatkan lebih dari satu juta tayangan. Banyak pengguna media sosial mempertanyakan harga kapal pesiar tersebut.

"Lihat betapa kecilnya lambung kapal itu saat di luar air! Desainnya buruk sekali. Saya bukan pembuat kapal, tapi saya bisa bilang itu tidak akan berhasil," tulis seorang pengguna sosial.

"Jika kapal pesiar seukuran itu hanya berharga USD1 juta, maka itu menjelaskan mengapa ia tenggelam," komentar pengguna media sosial lainnya.

Ada juga yang berkomentar, “Generasi Z, sekarang sedang membangun kapal pesiar."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Perang lawan Rusia,...
Perang lawan Rusia, Ukraina hanya Mampu Bertahan 15 Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved