Bodyguard Lenyapkan Jejak DNA Kim Jong-un usai Pertemuan dengan Putin, Aksinya Viral
Kamis, 04 September 2025 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Yunashev menambahkan bahwa terlepas dari pembersihan yang aneh, pertemuan tersebut berakhir dengan catatan positif, di mana Kim Jong-un dan Putin meninggalkan tempat itu "dengan sangat puas" sebelum minum teh bersama.
Alasan tindakan pencegahan forensik Kim Jong-un tidak jelas. Para analis menduga hal itu mungkin karena ketakutan terhadap dinas keamanan Rusia atau kecemasan tentang pengawasan China. Namun Kim Jong-un tidak sendirian dalam menjaga jejak biologisnya.
Putin sendiri disebut-sebut melakukan upaya luar biasa untuk mencegah pencurian DNA, dilaporkan memerintahkan pengawalnya untuk mengumpulkan urin dan fesesnya dalam kantong tertutup setiap kali dia bepergian ke luar negeri, sebuah praktik yang telah dilakukan sejak 2017.
Protokol yang sama diduga diikuti selama pertemuan Putin dengan Donald Trump di Alaska, ketika petugas keamanan Rusia membawa kotoran Presiden Putin kembali ke Moskow dalam koper khusus.
Dalam pembicaraan di Beijing, Kim Jong-un menjanjikan solidaritas penuh dengan Moskow. "Jika ada sesuatu yang dapat atau harus saya lakukan untuk Anda dan rakyat Rusia, saya menganggapnya sebagai kewajiban persaudaraan," katanya kepada Putin, yang menanggapinya dengan hangat dengan menyapanya sebagai "Yang Terhormat Ketua Negara."
Alasan tindakan pencegahan forensik Kim Jong-un tidak jelas. Para analis menduga hal itu mungkin karena ketakutan terhadap dinas keamanan Rusia atau kecemasan tentang pengawasan China. Namun Kim Jong-un tidak sendirian dalam menjaga jejak biologisnya.
Putin sendiri disebut-sebut melakukan upaya luar biasa untuk mencegah pencurian DNA, dilaporkan memerintahkan pengawalnya untuk mengumpulkan urin dan fesesnya dalam kantong tertutup setiap kali dia bepergian ke luar negeri, sebuah praktik yang telah dilakukan sejak 2017.
Protokol yang sama diduga diikuti selama pertemuan Putin dengan Donald Trump di Alaska, ketika petugas keamanan Rusia membawa kotoran Presiden Putin kembali ke Moskow dalam koper khusus.
Dalam pembicaraan di Beijing, Kim Jong-un menjanjikan solidaritas penuh dengan Moskow. "Jika ada sesuatu yang dapat atau harus saya lakukan untuk Anda dan rakyat Rusia, saya menganggapnya sebagai kewajiban persaudaraan," katanya kepada Putin, yang menanggapinya dengan hangat dengan menyapanya sebagai "Yang Terhormat Ketua Negara."
Lihat Juga :