Peru Berjanji Akan Selidiki Pembunuhan Diplomat Indonesia
Rabu, 03 September 2025 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Seorang staf kedutaan Indonesia, Irwan Butapierre, mengatakan kepada media lokal bahwa ia menyalahkan kejahatan yang merajalela di ibu kota Peru.
“Peru adalah negara yang tidak aman. Dia mengendarai sepedanya dengan tenang, tidak mengantisipasi bahaya apa pun,” kata Butapierre seperti dikutip surat kabar La Republica. “Saya tidak tahu mengapa mereka membunuhnya.”
Di bawah Presiden Peru Dina Boluarte, pembunuhan dan pemerasan di negara itu telah meningkat.
Diperkirakan 6.041 orang tewas antara Januari dan pertengahan Agustus, jumlah tertinggi untuk periode tersebut sejak 2017. Laporan pemerasan mencapai 15.989 antara Januari dan Juli, meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Bulan lalu, Boluarte menyelesaikan kunjungan diplomatik ke Istana Merdeka di Jakarta, di mana ia dan Presiden Prabowo Subianto merayakan 50 tahun hubungan diplomatik antara Peru dan Indonesia.
Mereka juga menandatangani perjanjian perdagangan bebas untuk meningkatkan hubungan ekonomi antara kedua negara.
“Peru adalah negara yang tidak aman. Dia mengendarai sepedanya dengan tenang, tidak mengantisipasi bahaya apa pun,” kata Butapierre seperti dikutip surat kabar La Republica. “Saya tidak tahu mengapa mereka membunuhnya.”
Di bawah Presiden Peru Dina Boluarte, pembunuhan dan pemerasan di negara itu telah meningkat.
Diperkirakan 6.041 orang tewas antara Januari dan pertengahan Agustus, jumlah tertinggi untuk periode tersebut sejak 2017. Laporan pemerasan mencapai 15.989 antara Januari dan Juli, meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Bulan lalu, Boluarte menyelesaikan kunjungan diplomatik ke Istana Merdeka di Jakarta, di mana ia dan Presiden Prabowo Subianto merayakan 50 tahun hubungan diplomatik antara Peru dan Indonesia.
Mereka juga menandatangani perjanjian perdagangan bebas untuk meningkatkan hubungan ekonomi antara kedua negara.
(ahm)
Lihat Juga :