Siapa Yossi Cohen? Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu

Selasa, 02 September 2025 - 12:38 WIB
loading...
A A A
Shehadeh bahkan lebih skeptis terhadap platform elektoral persatuan dan keamanan. Fokus tunggal Cohen pada pemilih Yahudi membatasi daya tariknya, catatnya.

"Dia menunjukkan sedikit minat pada pemilih Arab, yang berasal dari keyakinannya bahwa mereka tidak akan mendukungnya," kata Shehadeh, mengaitkan sikap ini dengan latar belakang keamanan Cohen dan atmosfer yang semakin bermusuhan terhadap warga Arab sejak Oktober 2023.

Pendekatan eksklusif ini, kata Shehadeh, gagal memenuhi kebutuhan penduduk non-Yahudi Israel. Warga Palestina Israel, kelompok minoritas Muslim yang sebagian besar berjumlah 1,6 juta warga negara, merupakan 21 persen dari populasi negara itu.

Secara teori, warga Palestina Israel memiliki hak hukum yang sama dengan warga Yahudi Israel, tetapi kebanyakan dari mereka tinggal di kota-kota miskin dan menghadapi tantangan yang oleh para ahli dikaitkan dengan diskriminasi struktural.

Rencana Cohen yang dilaporkan untuk membentuk partai politik baru tampak seperti langkah yang berani namun berisiko di lanskap politik Israel yang padat.

Ada banyak contoh di Israel tentang partai-partai yang dibangun di sekitar para pemimpin karismatik yang sedang naik daun di Knesset, kata Batu.

Kurangnya pengalaman politik Cohen dan pemilu yang akan datang menimbulkan tantangan yang signifikan. "Dia menolak menjadi 'nomor dua'... Mendirikan partai baru kurang dari setahun sebelum pemilu adalah tugas yang berat dan rumit," kata Shehadeh, seraya menambahkan bahwa Cohen tidak memiliki infrastruktur organisasi yang dibutuhkan untuk bersaing secara efektif.

Namun, keahlian keamanannya bisa menjadi kartu truf. "Keamanan adalah area di mana Cohen memiliki keunggulan," kata Batu, seraya menyebut pengalaman dan karismanya sebagai aset yang dapat menarik perhatian para pemilih yang lelah dengan perang yang sedang berlangsung di Gaza.

Namun, Shehadeh berpendapat bahwa penolakan Cohen untuk bergabung dengan partai yang sudah ada dapat menghambat prospeknya.

"Pekerjaan politik dan elektoral di Israel membutuhkan kerangka kerja organisasi yang kuat, kehadiran aktif di berbagai kota, dan basis sosial dan rakyat yang suportif, elemen-elemen yang saat ini tidak dimiliki Cohen," kata Shehadeh.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved