Tak Disangka, Tujuan RI Kerahkan Sistem Rudal KHAN Bukan Targetkan China tapi...

Selasa, 02 September 2025 - 11:35 WIB
loading...
A A A
"Kekhawatiran utama Jakarta adalah integritas teritorialnya, terutama kedaulatannya atas Papua Barat—sebuah poin yang ditekankan dalam percakapan saya dengan para pejabat militer dan intelijen Indonesia," tulis Dr Abdul Rahman Yaacob, peneliti di Program Asia Tenggara di Lowy Institute, dalam ulasannya.

Kekhawatiran Indonesia atas Papua Barat itu diwujudkan di lapangan. Menurut Yaacob, usulan upgrade pangkalan militer dengan radar pantai dan kamera jarak jauh akan memungkinkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk beroperasi dengan lancar di sekitar Papua Barat.

Yaacob berpendapat, ada dua pangkalan Indonesia yang menghadap Australia dan satu lagi menghadap Guam—sebuah cerminan dari kekhawatiran Jakarta—yang muncul dari kasus intervensi asing atas Timor Leste tahun 1999—tentang potensi campur tangan asing di Papua Barat.

China saat ini bukanlah kekhawatiran keamanan utama bagi Indonesia. Situasi di Laut Natuna Utara telah stabil, dengan kehadiran China di perairan tersebut—termasuk Angkatan Laut dan armada penangkapan ikannya—yang berkurang dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Yaacob, lokasi pengerahan sistem rudal KHAN kemungkinan menandakan tujuan strategisnya. Dengan jangkauan maksimum 280 kilometer, rudal dari sistem tersebut bahkan tidak dapat mencapai Brunei dari posisinya saat ini, apalagi Laut China Selatan. Sistem rudal ini saat ini ditempatkan di Kalimantan Timur, lokasi ibu kota masa depan Indonesia yang bernama Nusantara.

Rencana pertahanan untuk ibu kota baru ini menyerukan sistem pertahanan berlapis yang berlandaskan pada kemampuan udara dan maritim yang lebih kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Iran Kerahkan Rudal...
Iran Kerahkan Rudal Berteknologi AI Selama Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved