Maduro: 8 Kapal Perang AS dengan 1.200 Rudal Targetkan Venezuela

Selasa, 02 September 2025 - 08:33 WIB
loading...
A A A
Versi laporan AP, yang mengutip pejabat pertahanan AS, ada tujuh kapal perang AS yang sudah berada di perairan Amerika Latin di dekat wilayah Venezuela. Tujuh kapal itu adalah dua kapal perusak berpeluru kendali Aegis; USS Gravely dan USS Jason Dunham, kapal perusak USS Sampson, kapal penjelajah USS Lake Erie, dan tiga kapal serbu amfibi. Kapal-kapal itu membawa lebih dari 4.000 pelaut dan marinir.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Venezuela Yván Gil, mengutip laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan kepada rekan-rekannya di berbagai negara Amerika Latin bahwa pengerahan pasukan maritim AS didasarkan pada "narasi palsu" karena 87% kokain yang diproduksi di Kolombia dikirim melalui Pasifik dan para penyelundup hanya berupaya memindahkan 5% produk mereka melalui Venezuela.

Bolivia dan Kolombia yang terkurung daratan, dengan akses ke Pasifik dan Karibia, merupakan produsen kokain terbesar di dunia.

Gil menambahkan bahwa narasi tersebut "mengancam seluruh kawasan". "Serangan terhadap Venezuela akan benar-benar berarti destabilisasi total di kawasan tersebut," paparnya.

"Mari kita segera menuntut diakhirinya pengerahan pasukan ini, yang tidak memiliki alasan lain selain mengancam kedaulatan rakyat," imbuh dia dalam pertemuan virtual anggota kelompok regional Komunitas Negara-negara Amerika Latin dan Karibia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Tentara AS Tewas dalam...
Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka
Rekomendasi
Rupiah Makin Loyo Imbas...
Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen:...
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen: BYD M6 DM Cetak Efisiensi 82 km/liter
Tetap Cerdas di Era...
Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering
Berita Terkini
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved