Besok, Pembicaraan Damai Afghanistan Digelar di Qatar
Jum'at, 11 September 2020 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Pompeo menyambut baik dimulainya perundingan, dengan mengatakan itu akan menandai kesempatan bersejarah bagi Afghanistan untuk mengakhiri empat dekade perang dan pertumpahan darah.
Pemerintah Afghanistan mendukung sistem politik saat ini, sementara Taliban ingin menerapkan kembali versi hukum Islamnya sebagai sistem pemerintahan negara.
Namun, kelompok bersenjata tersebut memberikan komentar yang tidak jelas tentang mengadopsi sikap yang tidak terlalu ketat terhadap perempuan dan kesetaraan sosial daripada selama aturan 1996-2001 di mana perempuan dilarang bersekolah, bekerja, mengambil bagian dalam politik atau bahkan meninggalkan rumah mereka tanpa izin anggota keluarga laki-laki.
Taliban akan dipimpin oleh Mawlavi Abdul Hakim, ketua hakim kelompok bersenjata dan pembantu dekat ketua kelompok itu Haibatullah Akhunzada.
Tim perunding pemerintah Afghanistan, termasuk Abdullah Abdullah, ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional yang ditugaskan untuk mengadakan pembicaraan dengan kelompok bersenjata itu, berencana terbang ke Doha pada hari Jumat.
Tim itu juga termasuk aktivis hak perempuan.
Pemerintah Afghanistan mendukung sistem politik saat ini, sementara Taliban ingin menerapkan kembali versi hukum Islamnya sebagai sistem pemerintahan negara.
Namun, kelompok bersenjata tersebut memberikan komentar yang tidak jelas tentang mengadopsi sikap yang tidak terlalu ketat terhadap perempuan dan kesetaraan sosial daripada selama aturan 1996-2001 di mana perempuan dilarang bersekolah, bekerja, mengambil bagian dalam politik atau bahkan meninggalkan rumah mereka tanpa izin anggota keluarga laki-laki.
Taliban akan dipimpin oleh Mawlavi Abdul Hakim, ketua hakim kelompok bersenjata dan pembantu dekat ketua kelompok itu Haibatullah Akhunzada.
Tim perunding pemerintah Afghanistan, termasuk Abdullah Abdullah, ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional yang ditugaskan untuk mengadakan pembicaraan dengan kelompok bersenjata itu, berencana terbang ke Doha pada hari Jumat.
Tim itu juga termasuk aktivis hak perempuan.
(ber)
Lihat Juga :