Kim Jong-un Inspeksi Lini Produksi Rudal Baru Korut sebelum Hadiri Parade Militer China

Senin, 01 September 2025 - 12:12 WIB
loading...
Kim Jong-un Inspeksi...
Kim Jong-un menginspeksi lini produksi rudal baru Korea Utara sebelum pergi ke Beijing untuk hadiri parade militer China. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah menginspeksi lini produksi rudal baru dan proses otomatisasi manufaktur rudal pada hari Minggu. Inspeksi ini dilakukan menjelang kunjungan Kim ke Beijing untuk menghadiri parade militer China.

Korea Utara berada di bawah sanksi internasional yang berat yang dijatuhkan atas program senjata nuklir dan rudal balistiknya, yang dikembangkan dengan melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Para pakar dan pejabat asing mengatakan sanksi tersebut telah kehilangan sebagian besar pengaruhnya di tengah meningkatnya dukungan ekonomi, militer, dan politik dari Rusia dan China.

Baca Juga: Putin dan Kim Jong-un Akan Hadiri Parade Militer China, Bentuk Perlawanan terhadap Barat

Kim mengatakan bahwa proses produksi yang dimodernisasi akan membantu meningkatkan kesiapan tempur unit-unit rudal utama, seperti dilaporkan KCNA, Senin (1/9/2025).

Korea Utara selama ini telah mengirimkan tentara, amunisi artileri, dan rudal ke Rusia untuk mendukung Moskow dalam perangnya melawan Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara juga mengkritik kerja sama Amerika Serikat dengan Jepang dan Korea Selatan, dengan menyoroti pernyataan bersama trilateral baru-baru ini yang memperingatkan ancaman keamanan siber dari Pyongyang.

"Kementerian [Luar Negeri] mengecam keras dan menolak Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan karena menggunakan dunia maya sebagai teater konfrontasi geopolitik dan propaganda permusuhan," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan KCNA.

"Semakin AS bersikukuh dalam tindakan permusuhan yang anakronistis dan jahat terhadap DPRK melalui kolaborasi yang intensif dengan negara-negara satelitnya, semakin besar ketidakpercayaan dan permusuhan yang akan menumpuk antara DPRK dan AS," imbuh kementerian itu, menggunakan inisial nama resmi Korea Utara.

Sementara itu, parade militer China akan berlangsung pada Rabu (3/9/2025) di Lapangan Tiananmen, Beijing. Parade tersebut untuk menandai peringatan 80 tahun apa yang disebut China sebagai "kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia"—istilah China untuk Perang Dunia II.

China telah mengisyaratkan akan secara resmi mengungkap empat rudal baru yang dirancang untuk menenggelamkan kapal perang musuh, termasuk Amerika Serikat (AS), selama parade militer tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kim Jong-un telah dipastikan akan menghadiri parade militer China. Sedangkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto awalnya akan ikut menghadiri parade tersebut sebagai tamu undangan Presiden Xi Jinping, namun Prabowo batal menghadiri karena situasi Indonesia yang dilanda demo di berbagai daerah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Terjebak antara Cinta...
Terjebak antara Cinta Sejati dan Balas Budi dalam Microdrama Love Last Breath
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved