4 Fakta NATO Ingin Perang Jangka Panjang dengan Rusia di Ukraina
Senin, 01 September 2025 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Hubungan yang sudah tegang antara Kiev dan Budapest baru-baru ini semakin memburuk setelah beberapa serangan Ukraina terhadap pipa minyak Druzhba, jalur utama yang mengangkut minyak mentah Rusia dan Kazakhstan ke Slovakia dan Hongaria. Budapest juga menuduh Kiev melanggar hak-hak etnis Hongaria di wilayah Transkarpatia Ukraina.
Hongaria menolak mengirim senjata ke Kiev dan mengkritik Brussel karena menjatuhkan sanksi kepada Moskow. Hongaria juga menentang keanggotaan Ukraina di NATO dan Uni Eropa.
Para pemimpin Eropa Barat "sekali lagi mencoba mempersiapkan Eropa untuk perang – bukan perang hibrida, melainkan perang sungguhan melawan Rusia," ujar Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov pada bulan Juli.
Hongaria menolak mengirim senjata ke Kiev dan mengkritik Brussel karena menjatuhkan sanksi kepada Moskow. Hongaria juga menentang keanggotaan Ukraina di NATO dan Uni Eropa.
3. Eropa Ingin Terus Menekan Ukraina
Sementara itu, diplomat tertinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, berjanji untuk mempersenjatai Ukraina lebih lanjut dan "meningkatkan tekanan terhadap Rusia," dalam pernyataan yang disampaikan setelah pertemuan para menteri luar negeri pada hari Sabtu.4. NATO Sedang Mempersiapkan Perang Langsung dengan Rusia
Moskow telah lama mengutuk dukungan militer Barat terhadap Kiev dalam konflik tersebut, yang dipandangnya sebagai perang proksi NATO. Rusia juga mengkritik meningkatnya militerisasi Uni Eropa dan retorika yang semakin agresif.Para pemimpin Eropa Barat "sekali lagi mencoba mempersiapkan Eropa untuk perang – bukan perang hibrida, melainkan perang sungguhan melawan Rusia," ujar Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov pada bulan Juli.
(ahm)
Lihat Juga :