Nakalnya Putra Presiden Ini, Jual Pesawat Maskapai Nasional dan Uangnya Dikantongi Sendiri

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:50 WIB
loading...
Nakalnya Putra Presiden...
Ruslan Obiang Nsue, putra Presiden Guinea Khatulistiwa Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, telah menjual pesawat milik maskapai nasional secara ilegal. Foto/Pulse Live
A A A
MALABO - Ulah putra Presiden Guinea Khatulistiwa Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, Ruslan Obiang Nsue, sudah keterlaluan. Dia telah menjual pesawat milik maskapai nasional secara ilegal ke sebuah perusahaan Spanyol dan mengantongi uang hasil pejualannya.

Pengadilan setempat pada Selasa lalu menjatuhkan hukuman enam tahun penjara kepada Obiang Nsue (50). Putra presiden tersebut tak akan menjalani hukuman penjara jika dia memberikan kompensasi kepada negara atas hilangnya pesawat tersebut, menurut direktur pers Mahkamah Agung Hilario Mitogo.

Pesawat yang dijual secara ilegal adalah pesawat ATR 72-500 milik maskapai nasional Ceiba Intercontinental. Obiang Nsue merupakan mantan direktur maskapai tersebut.

Baca Juga: Pejabat Senior Ini Dipecat usai 400 Video Seksnya Viral, Istri Petinggi Negara Pun Ditiduri

Obiang Nsue, seperti dikutip Pulse Live, Minggu (31/8/2025), ditempatkan dalam tahanan rumah sejak 2023 atas perintah saudara tirinya, Wakil Presiden Teodoro Nguema Obiang Mangue—yang juga putra presiden.

Mitogo mengatakan pengadilan memutuskan bahwa Obiang Nsue dapat terhindar dari hukuman penjara jika dia membayar sekitar USD255.000 kepada maskapai, beserta ganti rugi dan denda kepada negara.

Obiang Nsue juga sempat terjerat kasus lain, yakni penggelapan dana dan penyalahgunaan jabata. Namun, pengadilan membebaskannya dari tuduhan ini.

Obiang Nsue pernah menjabat sebagai menteri negara untuk olahraga dan pemuda di negara Afrika Tengah yang kaya minyak tersebut, yang selama 46 tahun terakhir diperintah oleh ayahnya yang berusia 83 tahun.

Dalam kasus terpisah yang menjerat saudara tirinya, pengadilan Prancis menjatuhkan hukuman penjara yang ditangguhkan dan denda sebesar USD35 juta kepada Obiang Mangue pada Juli 2021 setelah dia dinyatakan bersalah atas penggelapan dana publik.

Guinea Khatulistiwa sarat dengan skandal yang menjerat para kerabat presiden. Pada hari Rabu, pengadilan yang sama menjatuhkan hukuman penjara delapan tahun kepada Baltasar Ebang Engonga atas tuduhan penggelapan dana publik.

Baltasar Ebang Engonga (55) adalah mantan kepala Badan Investigasi Keuangan Nasional yang juga keponakan pemimpin negara tersebut. Dia menjadi terkenal karena video seks yang bocor yang melibatkan dirinya dan beberapa perempuan.

Video-video tersebut menjadi viral pada November tahun lalu, beberapa di antaranya direkam di kantornya di Kementerian Keuangan bersama istri pejabat pemerintah lainnya.

Video-video tersebut dilaporkan ditemukan kembali setelah pihak berwenang menggerebek perangkat komunikasinya saat menyelidiki kasus penggelapan dana tersebut.

Mitogo mengatakann bahwa mantan pejabat senior pemerintah tersebut juga dikenakan denda sebesar USD222.000.

Pengadilan memutuskan bahwa Engonga bersalah karena mengalihkan uang yang diklaim sebagai biaya perjalanan profesional untuk keperluan pribadi. Pengadilan menemukan bahwa jumlah antara USD8.900 hingga USD221.500 digunakan untuk keperluan pribadi dengan kedok biaya perjalanan dan misi yang telah dibiayai oleh negara.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Berita Terkini
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved