Dibandingkan NATO, Trump Pilih Militer China Dikirim ke Ukraina

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:55 WIB
loading...
A A A
Laporan sebelumnya mengklaim bahwa para pejabat AS, Ukraina, dan Eropa telah membahas konsep zona demiliterisasi yang dipatroli oleh pasukan penjaga perdamaian netral sebagai lapisan pertama penyelesaian perdamaian. Laporan lain menunjukkan bahwa gagasan lain adalah mengerahkan pasukan Barat untuk tujuan ini – yang ditentang keras oleh Moskow.

Awal bulan ini, Kementerian Luar Negeri China membantah laporan bahwa Beijing telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan pasukan penjaga perdamaian internasional potensial di Ukraina.

Sejak awal konflik Ukraina, Beijing telah memposisikan dirinya sebagai aktor netral, menyerukan kedua belah pihak yang bertikai untuk mengakhiri permusuhan dan menekankan bahwa penting untuk mempromosikan penyelesaian politik yang berkelanjutan atas krisis Ukraina.

Meskipun Rusia pada prinsipnya telah menyatakan bahwa mereka tidak menentang jaminan keamanan Barat untuk Ukraina, mereka bersikeras bahwa setiap pengaturan harus didukung oleh anggota tetap Dewan Keamanan PBB, termasuk China. Rusia menekankan bahwa jaminan tersebut tidak boleh "sepihak" dan bertujuan untuk membendung Rusia.

Moskow menentang pengerahan pasukan NATO ke Ukraina dalam bentuk apa pun, dengan alasan bahwa perluasan infrastruktur militer blok tersebut ke arah perbatasan Rusia merupakan salah satu alasan utama konflik tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved