Dibandingkan NATO, Trump Pilih Militer China Dikirim ke Ukraina

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:55 WIB
loading...
Dibandingkan NATO, Trump...
Presiden AS Donald Trump pilih militer China dikirim ke Ukraina. Foto/X/@HananyaNaftali
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump telah mengusulkan penempatan "pasukan penjaga perdamaian China " ke Ukraina untuk memantau potensi gencatan senjata antara pasukan Rusia dan Ukraina. Itu dilaporkan Financial Times mengutip sumber yang mengetahui diskusi tersebut.

Menurut empat sumber FT, Trump menyarankan agar China menempatkan pasukan di zona netral prospektif di sepanjang garis depan sepanjang 1.300 km sebagai bagian dari penyelesaian damai dengan Rusia. Proposal tersebut dilaporkan diajukan dalam pertemuan di Gedung Putih pekan lalu yang melibatkan para pemimpin Eropa dan Vladimir Zelensky dari Ukraina.

Namun, seorang pejabat senior pemerintahan Trump menepis laporan tersebut sebagai "salah", dan menekankan bahwa belum ada diskusi mengenai masalah tersebut.

Baca Juga: 10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan

Gagasan tersebut dilaporkan mendapat penolakan dari negara-negara Uni Eropa dan sebelumnya ditolak oleh Zelensky, yang menyebut apa yang disebutnya sebagai kegagalan Beijing dalam mencegah konflik, baik pada tahun 2014 maupun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved