Rusia Serang Ibu Kota Ukraina Besar-besaran Tewaskan 21 Orang, Zelensky Murka

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 10:06 WIB
loading...
Rusia Serang Ibu Kota...
Rusia serang Ibu Kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah lain secara besar-besaran. Sebanyak 21 orang tewas. Foto/X @ZelenskyyUa
A A A
KYIV - Pasukan Rusia melancarkan serangan drone dan rudal besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis dini hari. Serangan ini menewaskan 21 orang, termasuk tiga anak-anak, dan melukai 38 orang lainnya.

Menurut pejabat Ukraina, beberapa bangunan tempat tinggal dan bangunan lainnya di tujuh distrik di Kyiv rusak.

Menurut laporan The Guardian, Jumat (29/8/2025), serangan itu juga merusak Kantor Dewan Inggris dan Uni Eropa di Kyiv. Akibatnya, Inggris dan Uni Eropa memanggil utusan Rusia untuk menyampaikan protes keras.

Baca Juga: Serangan Drone Laut Rusia Tenggelamkan Kapal Perang Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky marah atas serangan terbaru Rusia. Dia mengatakan serangan tersebut menunjukkan kepada dunia jawaban Moskow melalui diplomasi di tengah upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakhiri perang.

“Rusia memilih balistik, bukan meja perundingan,” kata Zelensky di X, menyerukan sanksi baru terhadap Rusia.

“Rusia memilih untuk terus membunuh, bukan mengakhiri perang," imbuh dia.

Otoritas Kota Kyiv melaporkan setidaknya 38 orang terluka saat operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung, dengan layanan darurat memadamkan api dan menyisir puing-puing bangunan yang hancur.

Ledakan menerangi langit dini hari di Ibu Kota Ukraina selama peringatan udara, yang berlangsung selama lebih dari sembilan jam, dengan kepulan asap menutupi langit saat drone-drone Rusia terbang di atas kepala.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 563 dari 598 drone dan 26 dari 31 rudal yang diluncurkan Rusia dalam serangan di seluruh negeri.

Angkatan Udara juga mencatat serangan di 13 lokasi dan puing-puing jatuh di 26 lokasi.

“Sayangnya, gaya serangan Rusia itu tipikal,” tulis Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, di Telegram.

“Serangan gabungan, dari berbagai arah. Dan sistematis, menargetkan bangunan tempat tinggal biasa," paparnya.

Rusia, yang menyangkal menargetkan warga sipil, mengklaim serangan terbarunya menargetkan situs-situs militer. Moskow telah meningkatkan serangan udara dalam beberapa bulan terakhir di kota-kota Ukraina yang jauh dari garis depan perang.

Para pejabat Ukraina mencatat banyak bangunan yang mengalami kerusakan, termasuk beberapa blok apartemen bertingkat tinggi.

Di distrik Darnytskyi, pinggiran timur, sebuah bangunan berlantai lima sebagian hancur, kata Tkachenko, dan tim penyelamat sedang mencari warga yang terjebak di reruntuhan.

Menurutnya, tim tanggap darurat sedang menangani dampak serangan di lebih dari 20 lokasi di ibu kota.

Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Moskow mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Rusia mencegat dan menghancurkan 102 pesawat nirawak Ukraina pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, yang menargetkan setidaknya tujuh wilayah.

Dalam serangan tersebut, pasukan Ukraina menyerang kilang minyak Afipsky dan Kuybyshevskyi, menurut komandan pasukan drone Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved