Ukraina Kini Punya Rudal Flamingo, Akankah Menggertak Rusia?

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:30 WIB
loading...
A A A
"Sampai hari ini, kami menggunakan senjata jarak jauh produksi dalam negeri. Dan sejujurnya, kami belum membahas hal-hal seperti itu dengan AS akhir-akhir ini," katanya.

4. Akan Jadi Pengubah Permainan

Pakar militer Austria, Gustav Gressel, mengatakan kepada Euronews bahwa Flamingo “memiliki jangkauan dan hulu ledak yang jauh lebih besar, sehingga memiliki efek yang jauh lebih besar terhadap target”.

Apakah Flamingo pada akhirnya akan mengubah sifat perang di Ukraina bergantung pada informasi intelijen yang dimiliki Kyiv tentang targetnya, menurut Gressel.

"Apakah target dipertahankan dengan kuat? Apakah ada celah dalam pertahanan udara Rusia? Di mana dan kapan patroli pesawat tempur Rusia di udara yang dapat mencegat rudal tersebut? Semakin akurat Anda mengetahui hal ini, semakin baik Anda dapat merencanakan misi," jelasnya.

Bagi Hoffmann dari Universitas Oslo, produksi massal Flamingo tidak hanya memiliki implikasi besar bagi perang Rusia yang sedang berlangsung, tetapi juga bagi pencegahan Ukraina pascaperang.

"Itulah jaminan keamanan terkuat Ukraina," kata Hoffmann dalam sebuah postingan di X. "Jika Ukraina dapat mengerahkan 3.000 hingga 5.000 rudal ini (dan rudal serupa), yang siap dalam 24 hingga 48 jam untuk menghancurkan lebih dari 25% output ekonomi Rusia, agresi Rusia lebih lanjut menjadi tidak dapat dipertahankan."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved