10 Negara Paling Toleran di Dunia, Apakah Indonesia Termasuk?
Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Menurut World Happiness Report, Finlandia menempati peringkat pertama negara paling bahagia selama beberapa tahun berturut-turut.
Kebahagiaan ini berkorelasi dengan tingkat toleransi sosial yang tinggi, di mana diskriminasi sangat minim.
Kebijakan terbuka terhadap imigran dan perlindungan sosial yang merata juga membuat Finlandia menjadi salah satu negara paling ramah terhadap keberagaman.
Swiss terkenal dengan sistem demokrasi langsung dan federalisme yang memungkinkan keberagaman budaya dan bahasa hidup berdampingan.
Negara ini memiliki empat bahasa resmi (Jerman, Prancis, Italia, Romansh), yang menunjukkan tingkat toleransi internal yang tinggi.
Menurut Global Peace Index, Swiss memiliki stabilitas politik yang sangat kuat, serta perlindungan hukum yang jelas terhadap hak minoritas.
Selain itu, laporan World Population Review menempatkan Swiss dalam jajaran negara dengan penerimaan tinggi terhadap imigran.
Negara ini memiliki sejarah panjang sebagai tempat pengungsian bagi orang-orang yang melarikan diri dari perang dan konflik di Eropa.
Budaya netralitas Swiss juga berkontribusi pada reputasinya sebagai salah satu negara paling toleran di dunia.
Australia masuk dalam daftar negara paling toleran menurut Gallup Poll dan World Population Review. Negara ini memiliki populasi multikultural yang sangat beragam, dengan lebih dari 30% penduduknya lahir di luar negeri.
Kebijakan multiculturalism Australia memungkinkan berbagai komunitas etnis untuk mempertahankan budaya mereka sambil tetap menjadi bagian dari masyarakat.
Selain itu, Australia juga menempati posisi tinggi dalam Global Peace Index dan indeks kebebasan sipil. Dukungan terhadap hak LGBTQ+ semakin kuat sejak 2017 ketika pernikahan sesama jenis dilegalkan.
Survei internasional mencatat masyarakat Australia terbuka terhadap imigran, meskipun isu politik terkait pengungsi masih menjadi perdebatan. Secara umum, Australia tetap dianggap sebagai negara dengan tingkat toleransi tinggi.
Selandia Baru dikenal sebagai negara yang sangat menghargai keberagaman budaya, terutama antara penduduk asli Māori dan masyarakat keturunan Eropa serta Asia.
Menurut Global Peace Index, Selandia Baru termasuk negara paling damai di dunia. Pemerintahnya memiliki kebijakan kuat untuk melindungi hak-hak penduduk asli, termasuk penggunaan bahasa Māori dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencerminkan tingkat toleransi yang tinggi terhadap identitas budaya.
Selain itu, Selandia Baru juga terkenal dengan kebijakan terbuka terhadap imigran dan komunitas LGBTQ+.
Pernikahan sesama jenis dilegalkan sejak 2013, dan dukungan publik terhadap hak-hak minoritas sangat tinggi.
Survei Gallup menunjukkan masyarakat Selandia Baru adalah salah satu yang paling ramah di dunia, menjadikannya salah satu negara dengan tingkat toleransi tertinggi secara global.
Baca juga: Kian Merajalela, Pasukan Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Kota Gaza
Kebahagiaan ini berkorelasi dengan tingkat toleransi sosial yang tinggi, di mana diskriminasi sangat minim.
Kebijakan terbuka terhadap imigran dan perlindungan sosial yang merata juga membuat Finlandia menjadi salah satu negara paling ramah terhadap keberagaman.
8. Swiss
Swiss terkenal dengan sistem demokrasi langsung dan federalisme yang memungkinkan keberagaman budaya dan bahasa hidup berdampingan.
Negara ini memiliki empat bahasa resmi (Jerman, Prancis, Italia, Romansh), yang menunjukkan tingkat toleransi internal yang tinggi.
Menurut Global Peace Index, Swiss memiliki stabilitas politik yang sangat kuat, serta perlindungan hukum yang jelas terhadap hak minoritas.
Selain itu, laporan World Population Review menempatkan Swiss dalam jajaran negara dengan penerimaan tinggi terhadap imigran.
Negara ini memiliki sejarah panjang sebagai tempat pengungsian bagi orang-orang yang melarikan diri dari perang dan konflik di Eropa.
Budaya netralitas Swiss juga berkontribusi pada reputasinya sebagai salah satu negara paling toleran di dunia.
9. Australia
Australia masuk dalam daftar negara paling toleran menurut Gallup Poll dan World Population Review. Negara ini memiliki populasi multikultural yang sangat beragam, dengan lebih dari 30% penduduknya lahir di luar negeri.
Kebijakan multiculturalism Australia memungkinkan berbagai komunitas etnis untuk mempertahankan budaya mereka sambil tetap menjadi bagian dari masyarakat.
Selain itu, Australia juga menempati posisi tinggi dalam Global Peace Index dan indeks kebebasan sipil. Dukungan terhadap hak LGBTQ+ semakin kuat sejak 2017 ketika pernikahan sesama jenis dilegalkan.
Survei internasional mencatat masyarakat Australia terbuka terhadap imigran, meskipun isu politik terkait pengungsi masih menjadi perdebatan. Secara umum, Australia tetap dianggap sebagai negara dengan tingkat toleransi tinggi.
10. Selandia Baru
Selandia Baru dikenal sebagai negara yang sangat menghargai keberagaman budaya, terutama antara penduduk asli Māori dan masyarakat keturunan Eropa serta Asia.
Menurut Global Peace Index, Selandia Baru termasuk negara paling damai di dunia. Pemerintahnya memiliki kebijakan kuat untuk melindungi hak-hak penduduk asli, termasuk penggunaan bahasa Māori dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencerminkan tingkat toleransi yang tinggi terhadap identitas budaya.
Selain itu, Selandia Baru juga terkenal dengan kebijakan terbuka terhadap imigran dan komunitas LGBTQ+.
Pernikahan sesama jenis dilegalkan sejak 2013, dan dukungan publik terhadap hak-hak minoritas sangat tinggi.
Survei Gallup menunjukkan masyarakat Selandia Baru adalah salah satu yang paling ramah di dunia, menjadikannya salah satu negara dengan tingkat toleransi tertinggi secara global.
Baca juga: Kian Merajalela, Pasukan Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Kota Gaza
(sya)
Lihat Juga :