Terus Melawan, Brigade Al-Qassam Rilis Rekaman Penyergapan Mematikan di Beit Hanoun

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:52 WIB
loading...
Terus Melawan, Brigade...
Brigade Al-Qassam menyergap pasukan Israel di Beit Hanoun, Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, pada Rabu (27/8/2025), merilis rekaman video penyergapan presisi yang dilakukan para pejuangnya di Beit Hanoun, Gaza utara. Penyergapan itu mengakibatkan tewasnya lima tentara Israel dan melukai sekitar 20 lainnya.

Rekaman tersebut mendokumentasikan operasi 7 Juli di area pertanian Beit Hanoun utara, dekat Perlintasan Erez.

Al-Qassam menyatakan penyergapan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi "Batu Daud", yang diluncurkan sebagai respons terhadap kampanye militer "Kereta Gideon" Israel.



Video tersebut menunjukkan pasukan Israel bergerak maju menuju jebakan yang telah dipasang sebelum alat peledak pertama meledak, menyebarkan puing-puing dan memicu teriakan tentara.

Alat peledak kedua yang lebih besar kemudian diledakkan untuk menargetkan pasukan penyelamat yang berusaha menolong korban pertama.

Menurut sumber senior Al-Qassam, dua alat peledak ditempatkan 12 jam sebelum penyergapan di sepanjang rute yang diperkirakan akan dilalui pasukan Israel.

Penyergapan tersebut dirancang khusus dengan dua alat anti-personel untuk menargetkan tim pengintai dan pasukan penyelamat.

Penyergapan Beit Hanoun dianggap sebagai salah satu operasi perlawanan yang paling presisi dan kompleks sejak perang dimulai pada Oktober 2023.

Video tersebut diakhiri dengan pesan, "Pertempuran belum diputuskan."

Seorang koresponden militer Israel untuk stasiun radio Haredi sebelumnya telah menerbitkan video penyergapan bulan lalu, yang menunjukkan momen Batalyon Netzah Yehuda terkena ledakan saat sedang melakukan aktivitas militer.

Setelah penyergapan, Al-Qassam mengunggah pesan di kanal Telegramnya yang bersumpah "merusak nama baik tentara Israel."

Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah, berjanji kelompok itu akan menimbulkan korban jiwa setiap hari di pihak tentara Israel dari utara hingga selatan, menyebut penyergapan Beit Hanoun sebagai "pukulan bagi prestise tentara pendudukan yang rapuh."

Ia menekankan "keputusan paling bodoh" yang dapat diambil Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah mempertahankan pasukannya di dalam Jalur Gaza.

Baca juga: Kian Merajalela, Pasukan Israel Hancurkan 1.000 Bangunan di Kota Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Solid! Ratusan Brigade...
Solid! Ratusan Brigade Al Qassam Konvoi di Alun-alun Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved