Trump Tidak Senang Israel Serang Rumah Sakit Gaza yang Tewaskan 20 Orang

Selasa, 26 Agustus 2025 - 17:15 WIB
loading...
Trump Tidak Senang Israel...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan ketidaksenangannya pada hari Senin (25/8/2025) atas serangkaian serangan udara Israel di Kompleks Medis Nasser di Gaza yang menewaskan 20 orang, termasuk lima jurnalis dan seorang petugas pemadam kebakaran. Anadolu melaporkan hal itu seiring serangan Israel yang semakin brutal di Gaza.

"Saya tidak senang dengan ini. Saya tidak ingin melihatnya," ujar Trump kepada para wartawan di Ruang Oval.

Trump menegaskan, "Pada saat yang sama, kita harus mengakhiri mimpi buruk ini. Sayalah yang membebaskan para sandera."

Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi 20 warga Palestina, termasuk pasien, tenaga kesehatan, personel pertahanan sipil, dan kru pers, tewas, sementara beberapa orang lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Kementerian tersebut mengatakan militer Israel menyerang lantai empat salah satu gedung kompleks tersebut dengan dua serangan udara, dan mencatat serangan kedua terjadi ketika tim penyelamat tiba untuk mengevakuasi korban luka dan mengevakuasi korban tewas.

TV resmi Palestina melaporkan di antara korban tewas adalah juru kameranya, Hussam al-Masri, sementara stasiun televisi Qatar, Al Jazeera, mengonfirmasi fotografernya, Mohammad Salama, juga tewas.

Satu sumber medis mengonfirmasi kepada Anadolu kematian jurnalis foto Mariam Abu Dagga.

Jurnalis foto Moaz Abu Taha juga tewas dalam serangan Israel yang menargetkan rumah sakit tersebut.

Sumber medis juga memberi tahu Anadolu bahwa Ahmed Abu Aziz, seorang reporter lepas di situs berita Tunisia dan Maroko, meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan Israel.

Baca juga: Trump Bertemu Presiden Korsel tapi Justru Memuji Kim Jong-un Berulang Kali
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved