Konyol, Pahlawan Perang Putin Ini Perintahkan Pasukan Elite Rusia Menembaknya demi Uang Besar

Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:12 WIB
loading...
Konyol, Pahlawan Perang...
Letnan Kolonel Konstantin Frolov, salah satu pahlawan Rusia yang dihormati Presiden Vladimir Putin, memerintahkan pasukan elite Rusia menembaknya agar mendapat pembayaran besar dari Kremlin. Foto/Telegram/russia-desant
A A A
MOSKOW - Letnan Kolonel Konstantin Frolov, salah satu pahlawan Rusia yang paling dihormati Presiden Vladimir Putin dalam perang melawan Ukraina, telah memerintahkan pasukan elite untuk sengaja menembaknya agar tidak ikut bertempur dan mendapatkan bayaran besar. Dia juga memerintahkan para tentara pasukan elite saling tembak untuk tujuan tersebut.

Penipuan oleh Letkol Prolov, yang dijuluki "Sang Algojo" karena reputasinya sebagai sniper sangat terampil, diungkap para penyelidik Rusia. Para penyelidik juga menemukan bahwa kepahlawanannya sepenuhnya palsu.

Dia diidentifikasi sebagai dalang di balik penipuan militer besar-besaran, di mana dia memerintahkan 35 perwira dan prajurit di unit sniper elite Rusia, Brigade Serangan Udara ke-83 yang bergengsi, agar sengaja menembaki dirinya dan satu sama lain. Demikian hasil penyelidikan baru-baru ini, yang dikutip dari surat kabar Rusia; Kommersant, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga: Salah Gunakan Donasi Perang, Tentara Ukraina Hidup dengan Bergelimang Harta

Menurut hasil investigasi, sebagai imbalan atas skenario itu, para sniper elite tersebut mengantongi total hampir USD2,5 juta (Rp40,6 miliar) dari Kremlin untuk luka-luka mereka.

Namun, itu hanyalah puncak gunung es dalam mengungkap misteri yang dibumbui di balik catatan militer Frolov—termasuk pembunuhan puluhan tentara Ukraina dan klaim bahwa dia telah terluka sebanyak tujuh kali selama perang, menurut laporan Kommersant.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Mengejutkan! Warga Negara...
Mengejutkan! Warga Negara NATO Ini Banyak Ikut Perang Bela Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved