Israel Bombardir RS Al-Nasser Gaza, Tewaskan 20 Orang Termasuk 5 Jurnalis, Netanyahu Menyesal
Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:24 WIB
loading...
Militer Israel membombardir RS Al-Nasser, Jalur Gaza selatan, menewaskan 20 orang termasuk 5 jurnalis. PM Israel Benjamin Netanyahu menyesali serangan tersebut. Foto/Screenshot video BBC
A
A
A
GAZA - Militer Israel telah membombardir Rumah Sakit (AS) Al-Nasser di selatan Jalur Gaza pada hari Senin. Serangan ini menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk lima jurnalis yang bekerja untuk Reuters, Associated Press, Al Jazeera, dan lainnya.
Juru kamera Hussam al-Masri, seorang kontraktor Reuters, tewas di dekat posisi siaran langsung yang dioperasikan oleh Reuters di lantai atas tepat di bawah atap rumah sakit di Khan Younis dalam serangan awal. Demikian disampaikan para pejabat kesehatan Palestina.
Para pejabat di rumah sakit dan para saksi mata mengatakan militer Israel kemudian menyerang lokasi tersebut untuk kedua kalinya, menewaskan jurnalis lain, serta petugas penyelamat dan petugas medis, yang bergegas ke lokasi kejadian untuk membantu.
Baca Juga: Apa Itu Ketuk Ganda? Strategi Serangan Brutal Israel ke RS Nasser Tewaskan Lebih dari 50 Orang
Para jurnalis yang tewas termasuk Mariam Abu Dagga, yang bekerja lepas untuk Associated Press dan media lainnya, Mohammed Salama, yang bekerja untuk Al Jazeera yang berbasis di Qatar, Moaz Abu Taha, seorang jurnalis lepas yang bekerja dengan beberapa organisasi berita termasuk sesekali berkontribusi untuk Reuters, dan Ahmed Abu Aziz.
Fotografer Hatem Khaled, juga seorang kontraktor Reuters, terluka.
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel sangat menyesalkan apa yang disebutnya sebagai "insiden tragis". Dia mengeklaim bahwa Israel menghargai kerja keras para jurnalis dan staf medis, seraya menambahkan bahwa perang Israel adalah dengan Hamas.
Militer Israel mengakui telah menyerang area RS Al-Nasser dan mengatakan kepala staf umum telah memerintahkan penyelidikan.
Seorang juru bicara Reuters mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami sangat terpukul mengetahui bahwa juru kamera Hussam al-Masri, seorang kontraktor Reuters, tewas pagi ini dalam serangan Israel di Rumah Sakit Al-Nasser di Khan Younis, Gaza."
"Moaz Abu Taha, seorang jurnalis lepas yang karyanya terkadang dipublikasikan oleh Reuters, juga tewas, dan fotografer Hatem Khaled, seorang kontraktor Reuters, terluka," paparnya.
"Kami sedang mencari informasi lebih lanjut dan telah meminta pihak berwenang di Gaza dan Israel untuk membantu kami mendapatkan bantuan medis darurat untuk Hatem," imbuh juru bicara tersebut.
Pihak Associated Press mengatakan pihaknya "terkejut dan sedih" mengetahui kematian Abu Dagga dan jurnalis lainnya, menambahkan bahwa Abu Dagga sering bertugas di rumah sakit untuk meliput, yang baru-baru ini mencakup berita tentang anak-anak yang kelaparan dan kekurangan gizi.
Serikat Jurnalis Palestina mengecam Israel atas serangan tersebut, dengan mengatakan, "Perang Israel merupakan perang terbuka terhadap media bebas, dengan tujuan meneror jurnalis dan mencegah mereka memenuhi tugas profesional mereka untuk mengungkap kejahatan media kepada dunia."
Lebih dari 240 jurnalis Palestina telah tewas akibat tembakan Israel di Gaza sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, menurut Sindikat Jurnalis Palestina.
Dua minggu lalu, Israel menewaskan koresponden terkemuka Al Jazeera, Anas Al-Sharif, dan empat jurnalis lainnya dalam sebuah serangan. Dalam serangan itu, Israel mengakui telah menargetkan al-Sharif dan mengatakan bahwa ia bekerja untuk kelompok militan Hamas, yang dibantah oleh media tersebut.
Para saksi mata mengatakan serangan kedua pada hari Senin terjadi setelah petugas penyelamat, jurnalis, dan lainnya bergegas ke lokasi serangan awal.
Al-Masri mengoperasikan siaran video langsung Reuters dari rumah sakit, yang tiba-tiba mati pada saat serangan awal.
Reuters dan penyedia berita lainnya sering kali mengirimkan siaran video langsung ke outlet media di seluruh dunia selama acara berita besar untuk menunjukkan situasi dari lapangan secara langsung. Reuters sering menyiarkan siaran dari Rumah Sakit Al-Nasser selama konflik Gaza, dan selama beberapa minggu terakhir telah menyiarkan siaran harian dari posisi Rumah Sakit Al-Nasser yang terkena serangan.
Israel telah melarang semua jurnalis asing memasuki Jalur Gaza sejak dimulainya perang pada tahun 2023. Liputan dari wilayah tersebut selama perang telah diproduksi oleh jurnalis Palestina, banyak di antaranya telah bekerja selama bertahun-tahun untuk organisasi media internasional, termasuk Reuters dan Associated Press.
Israel juga secara terpisah mengatakan sedang menyelidiki kematian Issam Abdallah, seorang jurnalis Reuters yang tewas di Lebanon selatan akibat tembakan tank Israel pada Oktober 2023 setelah konflik Gaza pecah. Israel belum mengumumkan temuan apa pun.
Juru kamera Hussam al-Masri, seorang kontraktor Reuters, tewas di dekat posisi siaran langsung yang dioperasikan oleh Reuters di lantai atas tepat di bawah atap rumah sakit di Khan Younis dalam serangan awal. Demikian disampaikan para pejabat kesehatan Palestina.
Para pejabat di rumah sakit dan para saksi mata mengatakan militer Israel kemudian menyerang lokasi tersebut untuk kedua kalinya, menewaskan jurnalis lain, serta petugas penyelamat dan petugas medis, yang bergegas ke lokasi kejadian untuk membantu.
Baca Juga: Apa Itu Ketuk Ganda? Strategi Serangan Brutal Israel ke RS Nasser Tewaskan Lebih dari 50 Orang
Para jurnalis yang tewas termasuk Mariam Abu Dagga, yang bekerja lepas untuk Associated Press dan media lainnya, Mohammed Salama, yang bekerja untuk Al Jazeera yang berbasis di Qatar, Moaz Abu Taha, seorang jurnalis lepas yang bekerja dengan beberapa organisasi berita termasuk sesekali berkontribusi untuk Reuters, dan Ahmed Abu Aziz.
Fotografer Hatem Khaled, juga seorang kontraktor Reuters, terluka.
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel sangat menyesalkan apa yang disebutnya sebagai "insiden tragis". Dia mengeklaim bahwa Israel menghargai kerja keras para jurnalis dan staf medis, seraya menambahkan bahwa perang Israel adalah dengan Hamas.
Militer Israel mengakui telah menyerang area RS Al-Nasser dan mengatakan kepala staf umum telah memerintahkan penyelidikan.
Seorang juru bicara Reuters mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami sangat terpukul mengetahui bahwa juru kamera Hussam al-Masri, seorang kontraktor Reuters, tewas pagi ini dalam serangan Israel di Rumah Sakit Al-Nasser di Khan Younis, Gaza."
"Moaz Abu Taha, seorang jurnalis lepas yang karyanya terkadang dipublikasikan oleh Reuters, juga tewas, dan fotografer Hatem Khaled, seorang kontraktor Reuters, terluka," paparnya.
"Kami sedang mencari informasi lebih lanjut dan telah meminta pihak berwenang di Gaza dan Israel untuk membantu kami mendapatkan bantuan medis darurat untuk Hatem," imbuh juru bicara tersebut.
Pihak Associated Press mengatakan pihaknya "terkejut dan sedih" mengetahui kematian Abu Dagga dan jurnalis lainnya, menambahkan bahwa Abu Dagga sering bertugas di rumah sakit untuk meliput, yang baru-baru ini mencakup berita tentang anak-anak yang kelaparan dan kekurangan gizi.
Serikat Jurnalis Palestina mengecam Israel atas serangan tersebut, dengan mengatakan, "Perang Israel merupakan perang terbuka terhadap media bebas, dengan tujuan meneror jurnalis dan mencegah mereka memenuhi tugas profesional mereka untuk mengungkap kejahatan media kepada dunia."
Lebih dari 240 jurnalis Palestina telah tewas akibat tembakan Israel di Gaza sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, menurut Sindikat Jurnalis Palestina.
Dua minggu lalu, Israel menewaskan koresponden terkemuka Al Jazeera, Anas Al-Sharif, dan empat jurnalis lainnya dalam sebuah serangan. Dalam serangan itu, Israel mengakui telah menargetkan al-Sharif dan mengatakan bahwa ia bekerja untuk kelompok militan Hamas, yang dibantah oleh media tersebut.
Para saksi mata mengatakan serangan kedua pada hari Senin terjadi setelah petugas penyelamat, jurnalis, dan lainnya bergegas ke lokasi serangan awal.
Al-Masri mengoperasikan siaran video langsung Reuters dari rumah sakit, yang tiba-tiba mati pada saat serangan awal.
Reuters dan penyedia berita lainnya sering kali mengirimkan siaran video langsung ke outlet media di seluruh dunia selama acara berita besar untuk menunjukkan situasi dari lapangan secara langsung. Reuters sering menyiarkan siaran dari Rumah Sakit Al-Nasser selama konflik Gaza, dan selama beberapa minggu terakhir telah menyiarkan siaran harian dari posisi Rumah Sakit Al-Nasser yang terkena serangan.
Israel telah melarang semua jurnalis asing memasuki Jalur Gaza sejak dimulainya perang pada tahun 2023. Liputan dari wilayah tersebut selama perang telah diproduksi oleh jurnalis Palestina, banyak di antaranya telah bekerja selama bertahun-tahun untuk organisasi media internasional, termasuk Reuters dan Associated Press.
Israel juga secara terpisah mengatakan sedang menyelidiki kematian Issam Abdallah, seorang jurnalis Reuters yang tewas di Lebanon selatan akibat tembakan tank Israel pada Oktober 2023 setelah konflik Gaza pecah. Israel belum mengumumkan temuan apa pun.
(mas)
Lihat Juga :