Mengapa Banyak Diaspora Palestina Ada di Chile? Ini Riwayatnya

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Gelombang kedua imigran Palestina datang setelah tragedi Nakba 1948, ketika sekitar 750.000 warga Palestina terusir akibat berdirinya Negara Israel—menurut angka UNRWA. Ribuan di antaranya memilih Chile karena jaringan keluarga dan komunitas yang sudah terbentuk.

2. Identitas Agama dan Integrasi Sosial

Berbeda dari persepsi umum bahwa Palestina identik dengan Muslim, mayoritas imigran awal di Chile justru Kristen Ortodoks.

Mereka membangun Gereja Ortodoks Palestina Santo Jorge di Santiago pada awal abad ke-20.

Lantaran kedekatan tradisi Kristen Ortodoks dengan Katolik, integrasi imigran Palestina dengan masyarakat Chile relatif lebih mudah dibanding negara lain di Amerika Latin.

Seiring waktu, datang juga imigran Muslim Palestina, terutama setelah Perang Enam Hari 1967.

3. Faktor Ekonomi, dari Tekstil hingga Elite Bisnis

Komunitas Palestina di Chile berkembang pesat secara ekonomi.

Di industri tekstil, misalnya, generasi pertama Palestina banyak menguasai pasar kain dan pakaian di kota Santiago dan utara Chile.

Sedangkan generasi kedua dan ketiga imigran Palestina menggeluti bisnis modern, seperti properti, perbankan, dan media. Bahkan, yang mengejutkan, beberapa keluarga Palestina kini masuk dalam jajaran elite bisnis Chile.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved