Netanyahu Sebut Deklarasi Kelaparan Gaza oleh PBB sebagai Fitnah Darah Modern

Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:20 WIB
loading...
A A A
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikutip NDTV, Minggu (24/8/2025), telah terjadi 281 kematian akibat kelaparan, 114 di antaranya adalah anak-anak.

Namun, Netanyahu menulis di akun X-nya: "Israel tidak memiliki kebijakan kelaparan. Israel memiliki kebijakan mencegah kelaparan. Satu-satunya yang sengaja dibuat kelaparan di Gaza adalah para sandera Israel. Ini adalah fitnah darah modern, yang menyebar seperti api melalui prasangka."

Dia menambahkan bahwa "kampanye kelaparan" yang diatur Hamas tidak akan menghentikan Israel untuk membebaskan para sandera dan melenyapkan Hamas.

Di sisi lain, dia mengutip data PBB yang menyatakan, "Pada bulan Juli, dari 1.012 truk bantuan yang dikumpulkan, hanya 10 yang sampai di gudang; sisanya dijarah sebelum didistribusikan."

Dia setuju bahwa meskipun ada "kekurangan sementara" bantuan di Gaza, Israel mengatasinya dengan pengiriman udara, pengiriman laut, rute transportasi yang aman, dan titik distribusi Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang diawaki oleh perusahaan-perusahaan Amerika.

Pernyataan Netanyahu tidak menyebutkan blokade bantuan selama 11 minggu di Gaza yang diberlakukan Israel, setelah kesepakatan gencatan senjata-sandera pada bulan Maret runtuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved