Ini Spesifikasi USS New Orleans, Kapal Perang AS yang Terbakar 12 Jam di Jepang

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 14:40 WIB
loading...
A A A

Nama Kapal

USS New Orleans adalah kapal dok transportasi amfibi kelas San Antonio—tulang punggung mobilitas Marinir AS untuk angkut pasukan, kendaraan, serta operasi pendaratan lewat well deck dan flight deck. Kelas ini dirancang menggantikan banyak kapal amfibi lama sekaligus menjadi platform serbaguna dari amphibious assault hingga HADR (kapal bantuan kemanusiaan).

Status dan Penugasan

USS New Orleans dikomisioning 10 Maret 2007. Sejak 2019, ia bermarkas di Jepang sebagai bagian Forward-Deployed Naval Forces-Japan (FDNF-J) di bawah Armada ke-7 Angkatan Laut AS. (Status FDNF-J relevan untuk tempo respons regional).

Anatomi Kapal

•Panjang: 684 kaki (±208,5 meter)
•Lebar (beam): 105 kaki (±31,9 meter)
•Displacement (muatan penuh): sekitar 24.900–25.586 ton
•Propulsi: 4 mesin diesel Colt-Pielstick pada dua poros
•Kecepatan: Lebih dari 22 knot
•Jumlah Kru: 361 hingga 383 personel
•Daya Angkut Tentara: sekitar 800 personel

Kemampuan Udara

•Operasi simultan dengan 4 helikopter CH-46 atau 2 MV-22 Osprey, hanggar menampung 1 hingga 2 pesawat

Pertahanan Diri

•2 peluncur RAM (RIM-116) untuk ancaman udara (termasuk rudal jelajah), 2 meriam 30 mm untuk ancaman permukaan jarak dekat, 10 senapan mesin kaliber .50
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved