Kapal Perang AS Terbakar Hebat 12 Jam di Jepang, Sekarang Hangus

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:53 WIB
loading...
A A A
Awak kapal USS New Orleans dibantu dalam upaya pemadaman kebakaran oleh awak kapal USS San Diego, yang juga berlabuh di White Beach, imbuh pernyataan Angkatan Laut AS.

"Penjaga Pantai Jepang, Pasukan Bela Diri Maritim Jepang, dan komando Angkatan Laut AS lainnya di Okinawa memberikan dukungan penting bagi upaya pemadaman kebakaran," lanjut pernyataan Angkatan Laut AS.

Gambar dari media Jepang; NHK, menunjukkan kapal tunda menyemprotkan air ke bagian depan kapal USS New Orleans.

Penyebab kebakaran sedang diselidiki. Analis Carl Schuster, mantan kapten Angkatan Laut AS, mengatakan kebakaran selalu menjadi bahaya di kapal perang, yang membawa banyak bahan yang mudah terbakar.

Kebakaran kapal terburuk Angkatan Laut AS dalam beberapa tahun terakhir terjadi di atas kapal serbu amfibi USS Bonhomme Richard pada Juli 2020, saat kapal tersebut berlabuh di San Diego untuk menjalani peningkatan kapasitas untuk mengangkut jet tempur siluman F-35. Kebakaran itu berlangsung selama lebih dari empat hari dan mengakibatkan Angkatan Laut membongkar kapal bernilai miliaran dolar tersebut.

Investigasi Angkatan Laut menemukan bahwa kebakaran pada USS Bonhomme Richard merupakan akibat dari serangkaian kegagalan sistemik, termasuk kegagalan dalam merawat kapal, memastikan pelatihan yang memadai, menyediakan dukungan darat, atau melakukan pengawasan. Setelah kebakaran tersebut, Angkatan Laut memperkenalkan prosedur inspeksi dan pelatihan baru untuk mencegah kebakaran di masa mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved