Khianati Putin, Politisi Rusia Jual Informasi Rahasia ke AS Seharga Rp732,6 Miliar
Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Rincian kasus ini belum diungkapkan, termasuk potensi hukuman jika para tersangka ditahan di Rusia.
Pada Mei 2023, Kementerian Kehakiman menetapkan Gadzhiev—yang juga telah dikeluarkan dari partai berkuasa Rusia Bersatu—sebagai agen asing, dan setahun kemudian, dia dimasukkan dalam daftar orang yang dicari.
Bagi Rusia, Gazhiev dianggap sebagai sosok yang mengkhianati negara pimpinan Presiden Vladimir Putin.
Sergey Melikov, kepala Dagestan, menyebutnya "pengecut dan pengkhianat", dan menambahkan bahwa mantan anggota Parlemen itu siap "menjelek-jelekkan" apa yang "disayangi" oleh rekan-rekan senegaranya dengan imbalan paspor Uni Eropa.
Gadzhiev pernah menjadi pejabat senior di otoritas pajak Rusia sebelum memasuki Parlemen dan menjadi anggota Duma Negara dari tahun 2003 hingga 2021. Beberapa media Barat mengeklaim bahwa meskipun diasingkan, dia berhasil melanjutkan gaya hidup mewahnya, dengan properti di Prancis dan Miami.
Pada Mei 2023, Kementerian Kehakiman menetapkan Gadzhiev—yang juga telah dikeluarkan dari partai berkuasa Rusia Bersatu—sebagai agen asing, dan setahun kemudian, dia dimasukkan dalam daftar orang yang dicari.
Bagi Rusia, Gazhiev dianggap sebagai sosok yang mengkhianati negara pimpinan Presiden Vladimir Putin.
Sergey Melikov, kepala Dagestan, menyebutnya "pengecut dan pengkhianat", dan menambahkan bahwa mantan anggota Parlemen itu siap "menjelek-jelekkan" apa yang "disayangi" oleh rekan-rekan senegaranya dengan imbalan paspor Uni Eropa.
Gadzhiev pernah menjadi pejabat senior di otoritas pajak Rusia sebelum memasuki Parlemen dan menjadi anggota Duma Negara dari tahun 2003 hingga 2021. Beberapa media Barat mengeklaim bahwa meskipun diasingkan, dia berhasil melanjutkan gaya hidup mewahnya, dengan properti di Prancis dan Miami.
(mas)
Lihat Juga :