Seperti Jaminan Keamanan yang Diperoleh Ukraina?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 04:50 WIB
loading...
A A A
Laut Hitam adalah area lain di mana jaminan keamanan Barat dapat membantu menjaga armada Rusia dan memastikan arus bebas kapal komersial keluar dari pelabuhan seperti Odessa.

Baca Juga: 10 Alasan Rusia Mau Berunding dengan AS Soal Ukraina

2. Mengamankan 1.000 Km

Di darat, situasinya menjadi lebih bermasalah. Ukraina adalah negara yang luas dan garis depan saat ini membentang lebih dari 600 mil, atau lebih dari 1.000 km.

Koalisi yang Bersedia tidak mungkin mengumpulkan cukup pasukan untuk dikerahkan guna menjaga garis kontak tersebut, bahkan jika Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujuinya, yang tidak akan pernah ia lakukan.

Kremlin telah menegaskan kembali penolakannya yang mutlak terhadap kehadiran pasukan NATO di Ukraina, apa pun alasannya. Jadi, dukungan militer di sini kemungkinan besar akan lebih banyak di bidang pelatihan, intelijen, dan dukungan logistik, membantu Ukraina membangun kembali pasukannya yang terpuruk, beserta pasokan senjata dan amunisi yang berkelanjutan.

Namun, masih ada tanda tanya besar mengenai jaminan keamanan apa yang akan diterima Rusia untuk Ukraina. Banyak komentator daring yang berpendapat bahwa Moskow seharusnya tidak ikut campur dalam masalah ini sama sekali.

Namun, tidak ada negara dalam Koalisi yang Bersedia yang siap mengirim pasukan ke Ukraina. Tidak ada yang ingin memulai Perang Dunia Ketiga.

John Foreman, mantan atase militer Inggris di Moskow yang telah mengikuti setiap perkembangan konflik ini, mengatakan kepada saya: "Rusia mungkin menerima jaminan keamanan AS untuk Ukraina dengan imbalan pengakuan resmi atas wilayah yang diduduki, yang secara efektif membagi Ukraina untuk jangka panjang, dan tidak ada (pasukan) NATO di Ukraina dan tidak ada Ukraina di NATO… Apa pun yang terjadi, Koalisi yang Bersedia bukanlah pengganti kekuatan AS."

3. AS Akan Terlibat Langsung

Banyak pakar militer mengatakan bahwa "pasukan penenang" di masa mendatang yang disediakan oleh Koalisi yang Bersedia harus mendapatkan masukan dari AS, sesuatu yang hingga KTT Alaska pekan lalu ditolak oleh Donald Trump.

Ia kini menyatakan bahwa AS akan terlibat, tetapi tanpa kehadiran pasukan darat di Ukraina.

Dalam dunia yang ideal, yang diinginkan Ukraina dan sekutunya dari Washington adalah dukungan AS untuk pasukan masa depan yang dibayangkan ini, tetapi juga, yang lebih penting, komitmen yang kuat bahwa jika Rusia melanggar perjanjian damai dan tampaknya akan kembali menyerang Ukraina, maka kekuatan militer AS – terutama kekuatan udara – akan siap sedia untuk mendukung Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump Klaim AS Segera...
Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Rekomendasi
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Berita Terkini
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved