Mesir Sangkal Laporan Proposal Pelucutan Senjata Hamas
Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:30 WIB
loading...
Pejuang Saraya Al-Quds di Gaza. Foto/palestine chronicle
A
A
A
KAIRO - Sumber-sumber Mesir membantah laporan media Israel yang menyebutkan Mesir mengusulkan rencana bagi Hamas untuk mentransfer persenjataannya ke wilayah Mesir. Sumber-sumber tersebut mengatakan kepada Al-Qahera Al-Akhbariya bahwa proposal tersebut, yang diterima Hamas dan Qatar, mencakup gencatan senjata selama 60 hari.
Sumber-sumber tersebut mengklarifikasi negosiasi untuk gencatan senjata permanen akan dimulai pada hari pertama gencatan senjata.
Mereka juga mencatat proposal mediator, yang diterima Hamas, akan dijamin Amerika Serikat (AS) dan disponsori Presiden Donald Trump.
Sumber-sumber tersebut menunjukkan Israel belum menanggapi proposal tersebut, meskipun telah menerimanya 24 jam yang lalu.
Mereka menekankan tidak ada cara untuk mengamankan pembebasan para tawanan kecuali melalui negosiasi berdasarkan kesepakatan yang diusulkan.
Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengonfirmasi proposal gencatan senjata terbaru, yang diterima Hamas dan faksi-faksi perlawanan Palestina lainnya, hampir identik dengan proposal sebelumnya oleh utusan AS Steve Witkoff.
Sementara itu, Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam, mengumumkan mereka telah menghancurkan satu kendaraan militer Israel dengan alat peledak yang telah dipasang sebelumnya di permukiman Zaytoun, Kota Gaza.
Kelompok ini juga menghancurkan kendaraan militer lain di daerah Al-Masalaba, sementara para pejuang dilaporkan mengamati evakuasi tentara dari lokasi kejadian.
Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengonfirmasi para pejuang mereka telah menghancurkan satu buldoser militer D9 Israel di lapangan Al-Munasara, juga di permukiman Zeitoun.
Dalam operasi terpisah, Brigade Al-Quds merilis rekaman para pejuangnya yang meluncurkan roket ke permukiman Be'eri dan Shwaqida di wilayah Gaza.
Brigade Al-Nasser Salah al-Din juga merilis rekaman para pejuang mereka yang menembaki konsentrasi pasukan dan kendaraan Israel di timur Al-Qarara di Khan Yunis dengan roket model 107.
Brigade Al-Aqsa juga ikut bertempur, menembaki konsentrasi Israel di dekat Gunung Al-Sawrani di sebelah timur lingkungan Al-Tuffah dengan peluru mortir kaliber 60.
Baca juga: Qatar Ungkap Gencatan Senjata Hamas-Israel Positif, tapi Tidak Terlalu Optimis
Sumber-sumber tersebut mengklarifikasi negosiasi untuk gencatan senjata permanen akan dimulai pada hari pertama gencatan senjata.
Mereka juga mencatat proposal mediator, yang diterima Hamas, akan dijamin Amerika Serikat (AS) dan disponsori Presiden Donald Trump.
Sumber-sumber tersebut menunjukkan Israel belum menanggapi proposal tersebut, meskipun telah menerimanya 24 jam yang lalu.
Mereka menekankan tidak ada cara untuk mengamankan pembebasan para tawanan kecuali melalui negosiasi berdasarkan kesepakatan yang diusulkan.
Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Luar Negeri Qatar telah mengonfirmasi proposal gencatan senjata terbaru, yang diterima Hamas dan faksi-faksi perlawanan Palestina lainnya, hampir identik dengan proposal sebelumnya oleh utusan AS Steve Witkoff.
Sementara itu, Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam, mengumumkan mereka telah menghancurkan satu kendaraan militer Israel dengan alat peledak yang telah dipasang sebelumnya di permukiman Zaytoun, Kota Gaza.
Kelompok ini juga menghancurkan kendaraan militer lain di daerah Al-Masalaba, sementara para pejuang dilaporkan mengamati evakuasi tentara dari lokasi kejadian.
Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengonfirmasi para pejuang mereka telah menghancurkan satu buldoser militer D9 Israel di lapangan Al-Munasara, juga di permukiman Zeitoun.
Dalam operasi terpisah, Brigade Al-Quds merilis rekaman para pejuangnya yang meluncurkan roket ke permukiman Be'eri dan Shwaqida di wilayah Gaza.
Brigade Al-Nasser Salah al-Din juga merilis rekaman para pejuang mereka yang menembaki konsentrasi pasukan dan kendaraan Israel di timur Al-Qarara di Khan Yunis dengan roket model 107.
Brigade Al-Aqsa juga ikut bertempur, menembaki konsentrasi Israel di dekat Gunung Al-Sawrani di sebelah timur lingkungan Al-Tuffah dengan peluru mortir kaliber 60.
Baca juga: Qatar Ungkap Gencatan Senjata Hamas-Israel Positif, tapi Tidak Terlalu Optimis
(sya)
Lihat Juga :