Rusia Tak Terima Pasukan NATO Dikerahkan ke Ukraina
Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
"London bertekad untuk terus meningkatkan tekanan dalam konflik ini dan mendorong mitra NATO-nya ke garis berbahaya, yang jika dibiarkan akan memicu konflik global baru," kata Zakharova.
"Kami menegaskan kembali posisi yang telah kami sampaikan berkali-kali bahwa kami dengan tegas menolak segala skenario yang mempertimbangkan kedatangan kontingen militer di Ukraina, yang melibatkan negara-negara NATO," imbuh diplomat Moskow tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (19/8/2025).
Sergey Shoigu, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia yang mantan menteri pertahanan, sebelumnya memperingatkan bahwa kedatangan pasukan NATO di Ukraina dapat memicu Perang Dunia III.
Pada bulan Maret, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pembentukan "koalisi yang bersedia" untuk menyediakan pasukan darat dan udara guna memantau potensi gencatan senjata atau kesepakatan damai, jika Kyiv dan Moskow mencapai kesepakatan tersebut.
Jerman, Polandia, Spanyol, Italia, Rumania, dan Kroasia semuanya menolak untuk mengirimkan personel militer mereka.
Awal bulan ini, The Sunday Times mengutip seorang pejabat pertahanan Inggris yang berbicara dengan syarat anonim yang mengatakan, "Tidak ada yang ingin mengirim pasukan mereka untuk mati di Ukraina."
"Kami menegaskan kembali posisi yang telah kami sampaikan berkali-kali bahwa kami dengan tegas menolak segala skenario yang mempertimbangkan kedatangan kontingen militer di Ukraina, yang melibatkan negara-negara NATO," imbuh diplomat Moskow tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (19/8/2025).
Sergey Shoigu, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia yang mantan menteri pertahanan, sebelumnya memperingatkan bahwa kedatangan pasukan NATO di Ukraina dapat memicu Perang Dunia III.
Pada bulan Maret, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pembentukan "koalisi yang bersedia" untuk menyediakan pasukan darat dan udara guna memantau potensi gencatan senjata atau kesepakatan damai, jika Kyiv dan Moskow mencapai kesepakatan tersebut.
Jerman, Polandia, Spanyol, Italia, Rumania, dan Kroasia semuanya menolak untuk mengirimkan personel militer mereka.
Awal bulan ini, The Sunday Times mengutip seorang pejabat pertahanan Inggris yang berbicara dengan syarat anonim yang mengatakan, "Tidak ada yang ingin mengirim pasukan mereka untuk mati di Ukraina."
Lihat Juga :