Zelensky: Rusia Harus Mendengarkan Kata Berhenti

Senin, 18 Agustus 2025 - 21:50 WIB
loading...
Zelensky: Rusia Harus...
Presiden Ukraina meminta Rusia untuk menghentikan serangan. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Sebelum pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia tidak seharusnya "dihadiahi" atas invasinya setelah presiden AS mendesak Ukraina untuk membuat konsesi dengan imbalan perdamaian. Itu menunjukkan kemarahannya kepada Rusia.

Trump, yang membatalkan desakannya untuk gencatan senjata demi kesepakatan damai final setelah bertemu Putin di Alaska, mengatakan pada hari Minggu bahwa Zelensky dapat mengakhiri perang "hampir segera, jika ia mau" dan, bagi Ukraina, "tidak ada jalan kembali" ke Krimea dan "TIDAK MASUK NATO".

"Rusia tidak seharusnya diberi hadiah atas partisipasinya dalam perang ini. ... Dan Moskow-lah yang harus mendengar kata: Berhenti," kata Zelenskyy dalam sebuah unggahan Facebook, dilansir Al Jazeera.

Ini akan menjadi kunjungan pertama Zelenskyy ke Washington sejak perselisihan pada bulan Februari dengan Trump dan Wakil Presiden AS JD Vance ketika keduanya mengecam pemimpin Ukraina tersebut karena "tidak tahu berterima kasih".

Baca Juga: Takut Pertengkaran dengan Trump Terulang, Presiden Zelensky Dikawal 7 Pemimpin Eropa

Di tengah gempuran diplomasi yang bertujuan mencapai gencatan senjata, perang di Ukraina terus berlanjut.

Pada Minggu malam, serangan pesawat tak berawak Rusia di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, menewaskan enam warga sipil.

Di antara korban terdapat seorang balita dan seorang remaja berusia 16 tahun, menurut pejabat setempat. Serangan itu juga melukai 20 orang, termasuk enam anak-anak, kata pihak berwenang.

Serangan udara Rusia juga menargetkan wilayah Sumy di timur laut dan wilayah Odessa di selatan.

Di Zaporizhzhia, sebuah kota di tenggara, 17 orang terluka dalam serangan pada hari Senin, menurut kepala wilayah Ivan Fedorov.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan total empat rudal balistik Iskander-M dan 140 pesawat tak berawak Shahed dan pesawat tak berawak pengalih di seluruh Ukraina dalam semalam, di mana 88 pesawat tak berawak dicegat atau dihambat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved