Anak Buah Ayatollah Khamenei: Israel Tak Berdaya Dihujani Rudal Iran

Senin, 18 Agustus 2025 - 08:16 WIB
loading...
Anak Buah Ayatollah...
Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani sebut Israel tak berdaya dihujani rudal Iran selama perang 12 hari pada Juni lalu. Foto/NDTV
A A A
TEHERAN - Israel merasa putus asa di bawah serangan rudal Iran selama perang 12 hari awal musim panas ini. Demikian disampaikan Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani.

Larijani, yang merupakan anak buah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, menyampaikan komentar itu dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi pemerintah setelah kembali dari kunjungan ke Irak dan Lebanon.

"Musuh mengira mereka memiliki kemampuan pertahanan paling tinggi, tetapi hujan rudal Iran benar-benar membuat mereka tak berdaya," katanya dalam program televisi berjudul "Tehran–Tel Aviv".

Baca Juga: Iran Nyatakan Perang Melawan Israel Belum Berakhir, Rudal Paling Dahsyat Belum Digunakan

Larijani mengutip seorang pejabat regional yang mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengatakan kepadanya bahwa Iran "sudah tamat" sehari setelah perang dimulai, tetapi pada hari keempat atau kelima mengakui Israel memiliki "masalah besar."

Namun, Larijani memperingatkan militer Iran agar tidak bersikap terlalu angkuh.

"Kita tidak boleh menjadi arogan, karena musuh mempelajari hal-hal ini dan menemukan metode baru. Kita melakukan hal yang sama dan tidak boleh bertindak hanya dengan satu metode militer," ujarnya, seperti dikutip dari Iran International, Senin (18/8/2025).

Data resmi yang diterbitkan pekan lalu menunjukkan bahwa Iran dan Israel sama-sama menderita kerugian ekonomi selama perang 12 hari pada bulan Juni.

Namun, para pemimpin militer di kedua belah pihak terus melanjutkan perang kata-kata, dengan panglima militer Israel bersumpah untuk siap melakukan serangan lebih lanjut dan Staf Umum Iran memperingatkan "respons yang jauh lebih kuat" terhadap setiap serangan di masa mendatang oleh Israel atau pun Amerika Serikat.

"Infiltrasi Musuh Itu Serius"


Larijani juga mengatakan bahwa perang bulan Juni itu berbeda karena keterlibatan langsung Washington. "Itu terjadi secara langsung," katanya kepada penyiar televisi tersebut.

"Amerika, yang selalu bersembunyi di balik isu-isu regional, turun tangan sendiri. Menteri pertahanan mereka secara eksplisit memerintahkan pengeboman tersebut," paparnya, mengacu pada pengeboman tiga situs nuklir Iran oleh Amerika Serikat.

Setelah disingkirkan dari kekuasaan dalam beberapa tahun terakhir, Larijani kini tampaknya ditugasi memulihkan kohesi dalam postur pertahanan Republik Islam Iran yang terpecah belah.

Siaran televisi tersebut berusaha memperkuat perannya sebagai ahli strategi sekaligus juru bicara bagi sikap Iran pascaperang—menggambarkan konflik tersebut sebagai bukti jangkauan dan ketahanan Iran sekaligus mengakui kerentanan yang mendalam.

"Strategi dan cara Iran bergerak melawan Israel merupakan sebuah pencapaian. Tentu saja kami juga memiliki kelemahan," kata Larijani.

"Masalah infiltrasi musuh ke dalam Iran adalah masalah serius. Kami memiliki kelemahan yang menyakitkan," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved