5 Alasan Rusia Menjual Alaska ke AS, Salah Satunya Butuh Dana untuk Perang

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:28 WIB
loading...
A A A
Namun pada tahun 1896, Klondike Gold Strike meyakinkan bahkan kritikus terkeras sekalipun bahwa Alaska merupakan tambahan berharga bagi wilayah AS. Seiring waktu, kepentingan strategis Alaska secara bertahap diakui, dan pada Januari 1959 Alaska akhirnya menjadi negara bagian AS.

5. Kini Jadi Negara Bagian AS yang Kaya Raya

Pada awal abad ke-20, perekonomian Alaska mulai terdiversifikasi, menjauh dari emas. Penangkapan ikan komersial, terutama salmon dan halibut, menjadi industri besar, sementara penambangan tembaga berkembang pesat di tempat-tempat seperti Kennecott.

Kemudian, selama Perang Dunia II, pembangunan pangkalan militer membawa perbaikan infrastruktur dan pertumbuhan penduduk. Namun, momen paling transformatif terjadi pada tahun 1968 dengan ditemukannya cadangan minyak yang sangat besar di Teluk Prudhoe di pesisir Arktik.

Pendapatan minyak menjadi landasan ekonomi Alaska, mendanai layanan publik serta Dana Permanen Alaska, yang membayar dividen tahunan – melalui imbal hasil saham, obligasi, real estat, dan aset lainnya – kepada penduduk.

Pembayaran ini, yang dikenal sebagai Dividen Dana Permanen, akan memastikan bahwa kekayaan minyak Alaska terus menguntungkan penduduk bahkan setelah cadangan habis. Sistem ini memungkinkan Alaska bebas pajak penghasilan negara bagian atau pajak penjualan negara bagian, suatu hal yang langka di AS.

Baru-baru ini, pariwisata telah melonjak di Alaska, menarik pengunjung ke taman nasional dan gletser negara bagian tersebut. Kini, Alaska telah bertransformasi dari negara yang ditertawakan menjadi negara bagian yang kaya sumber daya, dibangun di atas perpaduan ekstraksi sumber daya alam, perikanan, dan pariwisata.

Sementara itu, terlepas dari sejarah Alaska yang memperdagangkan tanah seperti mata uang, Presiden Zelenskyy berharap pertemuan antara Trump dan Putin pada hari Jumat tidak mengorbankan wilayah Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved