Momen Langka, Putin dan Trump Satu Limusin Kepresidenan ke Lokasi KTT Alaska

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:51 WIB
loading...
Momen Langka, Putin...
Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden AS Donald Trump dalam satu limusin kepresidenan AS di Alaska. Foto/rt
A A A
ALASKA - Momen langka terjadi dalam pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Keduanya berangkat bersama menuju lokasi KTT dengan limusin pemimpin Amerika tersebut setelah saling menyapa di landasan pacu Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Alaska, pada hari Jumat (15/8/2025).

Keduanya berjabat tangan dan berjalan berdampingan di karpet merah sebelum masuk ke dalam kendaraan.

Limusin Putin sendiri sudah menunggu di dekatnya, menunjukkan sebelumnya tidak ada kesepakatan bagi mereka untuk berkendara bersama.

Putin masuk lebih dulu setelah percakapan singkat, diikuti Trump. Rekaman video menunjukkan mereka berbincang dan tersenyum saat kendaraan berangkat menuju lokasi pembicaraan penting mereka.

The New York Times menyebutnya "sangat tidak biasa" bagi para pemimpin dua negara adidaya – apalagi "musuh" – untuk berkendara bersama dalam mobil yang sama.

Kedua pria tersebut tampak berbincang tanpa penerjemah.

KTT di Alaska membahas berbagai isu, terutama konflik Ukraina, tetapi juga hubungan bilateral Rusia-AS dan kemungkinan proyek ekonomi bersama, menurut Kremlin.

Delegasi Rusia terdiri dari Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Menteri Pertahanan Andrey Belousov, Menteri Keuangan Anton Siluanov, ajudan Kremlin Yury Ushakov, dan utusan ekonomi presiden Kirill Dmitriev, yang telah menjadi tokoh kunci dalam proses penyelesaian Ukraina.

Tim AS terdiri dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, Utusan Khusus Steve Witkoff, Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick, menurut Sekretaris Pers Gedung Putih Caroline Leavitt.

Ini adalah kunjungan kedelapan presiden Rusia ke AS dan yang pertama dalam satu dekade.

Sebelumnya, beliau melakukan perjalanan ke Amerika pada tahun 2015 untuk menghadiri Sidang Umum PBB di New York, di mana beliau berunding dengan Presiden AS saat itu, Barack Obama.

Baca juga: Putin pada Trump: Lain Kali di Moskow
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved