Eks Kepala Intelijen: Arab Saudi Tidak Dapat Menormalisasi Hubungan dengan Penjahat Perang

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 17:20 WIB
loading...
Eks Kepala Intelijen:...
Pangeran Arab Saudi, Turki bin Faisal Al-Saud, mantan kepala intelijen dan mantan duta besar Saudi untuk AS. Foto/Artur Widak/Anadolu Agency
A A A
RIYADH - Mantan kepala intelijen Saudi, Pangeran Turki Al-Faisal, mengatakan kerajaan tidak dapat menormalisasi hubungan dengan penjahat perang yang terobsesi dengan pembunuhan massal. Pernyataan itu merujuk pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang telah membunuh lebih dari 61.700 warga Palestina di Gaza.

Dalam wawancara dengan CNN, ia ditanya tentang normalisasi hubungan dengan Israel. Ia menjawab, "Bagaimana mungkin ada yang mengharapkan Arab Saudi untuk menormalisasi hubungan dengan penjahat atau maniak genosida seperti itu?"

Pangeran Turki menambahkan, "Tidak mungkin Arab Saudi akan menormalisasi hubungan dengan Israel dalam kondisi saat ini," seraya menambahkan, "Kerajaanlah yang mengajukan Inisiatif Perdamaian Arab. Ini sudah ada di atas meja."

Ia mengutip upaya-upaya Arab Saudi di masa lalu untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut, menambahkan normalisasi tidak dapat dilakukan sebelum perdamaian.

"Ada sejarah panjang upaya Saudi untuk perdamaian. Normalisasi tidak akan dilakukan sebelum itu. Inisiatif Perdamaian Arab didasarkan pada resolusi-resolusi rutin Dewan Keamanan PBB. Hukum internasional seharusnya berpegang teguh pada isu-isu ini – bukan sekadar mengabaikan dan menawarkan harga di sini untuk seorang psikopat pembunuh seperti Tuan Netanyahu," tegas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved