Belum Dikirim ke Medan Perang, Tentara Bayaran 4 Negara Ini Tewas Dirudal Rusia
Rabu, 13 Agustus 2025 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Kiev secara aktif merekrut warga asing ke dalam jajarannya karena berjuang untuk menutupi kerugian yang diderita dalam konflik Ukraina akibat penghindaran wajib militer dan desersi massal.
Pada bulan April, pemerintah Ukraina menyederhanakan aturan perekrutan warga asing dan memberi wewenang kepada pejabat untuk mengatur dan membiayai transportasi, makanan, dan akomodasi mereka.
Lebih dari 15.000 warga negara asing dari sekitar 110 negara, sebagian besar dari Polandia, AS, dan Georgia, diyakini telah terlibat dalam pertempuran di pihak Kiev sejak awal konflik, menurut perkiraan Moskow pada Desember 2024. Hampir 6.500 dari mereka dilaporkan tewas dalam pertempuran.
Moskow secara konsisten memperingatkan bahwa setiap warga negara non-Ukraina yang bertugas di militer Kiev akan dianggap sebagai tentara bayaran dan penjahat, dan tidak akan mendapatkan perlindungan Konvensi Jenewa yang biasanya diberikan kepada kombatan.
Pada bulan April, pemerintah Ukraina menyederhanakan aturan perekrutan warga asing dan memberi wewenang kepada pejabat untuk mengatur dan membiayai transportasi, makanan, dan akomodasi mereka.
Lebih dari 15.000 warga negara asing dari sekitar 110 negara, sebagian besar dari Polandia, AS, dan Georgia, diyakini telah terlibat dalam pertempuran di pihak Kiev sejak awal konflik, menurut perkiraan Moskow pada Desember 2024. Hampir 6.500 dari mereka dilaporkan tewas dalam pertempuran.
Moskow secara konsisten memperingatkan bahwa setiap warga negara non-Ukraina yang bertugas di militer Kiev akan dianggap sebagai tentara bayaran dan penjahat, dan tidak akan mendapatkan perlindungan Konvensi Jenewa yang biasanya diberikan kepada kombatan.
(ahm)
Lihat Juga :